MASYARAKAT ANTUSIAS MENGIKUTI LELANG TANAH TITISARA

Bagikan :

Lelangan tanah titisara masa garapan tahun 2019 – 2020 Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, berjalan lancar, sebanyak 7 Hektar berhasil di lelangkan hingga menghasilkan uang mencapai Rp. 70-80 Juta.Lelang tersebut dilaksanakan secara terbuka dihadapan masyarakat, lembaga, dan BPD, dan dilakukan di balai desa setempat.

Panitia lelang sekaligus sekdes Desa Terusan Domir mengatakan, lelangan titisara desa sudah rutin dilakukan setiap tahun dan setiap tahunnya selalu ada peningkatan.

“Ini lelangan titisara desa secara terbuka, dan sudah rutin dilakukan setiap tahun. Saat ini dari 7 hektar tanah titisara yang dilelangkan mendapatkan Rp. 70 -80 juta. Tahun ini tidak ada kenaikan tetap dari sebelumnya,” ujarnya, Jumat (20/9/2019)

Wasdam mewakilkan Camat Sindang Drs. H. Ali Sukma. JM. M.SI sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menjelaskan, tanah titisara desa harus dilelangkan tanah selain tanah bengkok, karena merupakan Pendapatan Asli Desa (PAD) sehingga langsung di masukan ke kas Desa.

“Kas Desa itu, nantinya untuk operasional perangkat desa serta adat istiadat desa yang sudah rutin dilakukan setiap tahunnya,” tukasnya.

Sementara Kuwu Desa Terusan, Moh Juhari mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta lelang dan masyarakat, sehingga lelang ini bisa berjalan dengan lancar.

Ia pun mengingatkan kepada peserta lelang untuk mempertimbangkan saat akan melakukan lelang agar tanah yang didapatnya tidak mengecewakan.

Harapanya yang tidak layak menjadi layak, yang tidak mampu menjadi mampu dan jangan mengikuti aturan yang dahulu, serta mengikuti aturan atau prosedur supaya jelas.

“Lelang titisara ini dilaksanakan dengan bebas secara umum untuk masyarkat Desa Terusan serta dilakukan secara transparan,” pungkasnya.(Deswin Nazamudin)

Bagikan :