PEMBUATAN IRDES DESA SUKADADI TIDAK SESUAI HARAPAN MASYARAKAT

Bagikan :

Indramayu, MPI
Dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah Indramayu.Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung melalui Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air I, melaksanakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).Perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif yang merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat petani secara terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi.

Salah satu proses pemberdayaan adalah keterlibatan masyarakat sebagai pelaksana lapangan Pekerjaan infrastruktur Program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3 TGAI) daerah DI. Rentang Cimanuk-Cisanggarung.

Pekerjaan yang sedang berjalan sudah 30 % dalam pembuatan TPT saluran untuk penanggulangan air persawahan petani padi di Desa Sukadadi Blok Jembret Rt/Rw 02/01, Kecamatan Arahan kabupaten Indramayu. Kelompok Tani P3A mitra cai Kedumin Jaya, pelaksanaan dilapangan Bapak Kabul yang sedang dikerjakan namun dalam pelaksanaa.kurang memenuhi spek pekerjaan.

Kabul saat ditemui pihak media mengatakan pelaksanaan sudah sesuai dan saya hanya mengikuti RAB dan Gambar, malah ukuran pekerjaan sudah saya lebihkan ukuranya, saya tidak mau mengurangi ya nombok-nombok lah karena untuk kepentingan masyarakat.

Namu pada kenyataan pantauan pihak Media berbalik dari kenyataan pembicaraanya, Pekerjaan batu kali yang tidak sesuai kurangnya semen, ukuran tinggi dan lebar jauh dari apa yang dikatakan. Serta memakan anggaran dengan nilai Rp.195.000.000, masyarakat desa tidak diikut sertakan dalam pelaksanaan salah satunya warga warnadi mengeluh bahwa ia dan masyarakat lain masih banyak yang menganggur, pemerintah desa tidak memperdayakan, tegasnya.

Kuwu Sukadadi Caswita, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu saat ditemui mengatakan kenapa, masyarakat tidak mau berbicara langsung sama saya. Pada hal mereka masyarakat saya sendiri biar saya tahu duduk permasalahan yang dikeluhkan masyarakat.(Deswin Nazamudin)

Bagikan :