oleh

Meski Dipancing Untuk Buat Pelanggaran HAM, Pemerintah Komitmen untuk Tidak Represif Menangani Aksi Anarkis Wamena

-A TNI-0 views

PENCARIAN GOOGLE:

Jakarta, MPI – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan kerusuhan yang terjadi di Wamena dan Jayapura, Papua, tak terlepas dari upaya provokasi agar masalah tersebut bisa dibawa dalam Sidang Majelis Umum PBB, di New York, Amerika Serikat.

Moeldoko menyebut pemerintah dipancing melakukan pelanggaran HAM berat di Papua, sehingga isu tersebut bisa dibawa masuk ke sidang PBB.
“Kami kan dipancing melakukan pelanggaran HAM berat. Sehingga nanti di PBB agenda itu bisa dimasukkan. Kami tahu agendanya ke mana,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (23/9).

Berita Viral Lainnya>>

Mantan Panglima TNI itu mengatakan ada keterlibatan pihak dari dalam dan luar negeri atau asing untuk memprovokasi situasi di Papua. Menurutnya, pemerintah tak akan terbawa emosi dalam merespons gejolak yang masih terjadi di Papua.
“Setidak-tidaknya ada provokasi dari dalam, tetapi provokasi asing juga ada indikasi ke sana. Keterlibatan asing ada indikasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Moeldoko menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar aparat keamanan tak mengambil tindakan represif dalam menangani aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di Wamena dan Jayapura, Papua.
Jokowi, kata Moeldoko, juga memerintahkan agar aparat keamanan bertindak proporsional dan profesional dalam mengatasi kerusuhan di Wamena dan Jayapura. Moeldoko pun meminta aparat keamanan tak terpancing emosinya.

“Jadi semunya harus terkontrol dengan baik aparat keamanan, dan tidak ada langkah-langkah yang eksesif, tetapi keamanan menjadi kebutuhan bersama,” ujarnya.

Aksi terjadi di dua lokasi di Papua. Kericuhan pertama terjadi di kota Wamena, melibatkan para pelajar dan massa. Kerusuhan membuat sejumlah fasilitas umum, termasuk kantor Bupati Jayawijaya.

Kericuhan juga terjadi di Jayapura, melibatkan para mahasiswa di Universitas Cenderawasih. Massa menuntut pihak kampus membangun posko penampungan eksodus mahasiswa luar Papua yang kembali ke kampung halaman. Kericuhan dilaporkan membuat satu prajurit TNI gugur.(Redaksi)

Editor:Hamdanil



Berita Lain KLIK DISINI >>>

PENCARIAN GOOGLE:

Layanan Iklan Ini Khusus Bagi Instansi dan Perusahaan Yang Sudah Bekerjasama dengan Media Online Nasional MediaPATRIOT.CO.ID Mau Bekerjasama Silahkan Ajukan Ke Email redaksi@mediapatriot.co.id atau ke Whatsapp Center 08999208174






Berita lain Selanjutnya >>>>>



Berita Khusus Aceh Hanya di AcehMPI.COM KLIK DISINI

Pingler.com untuk PING agar website anda cepat di index oleh google KLIK DISINI

Sedangkan berita hari ini terlengkap, terkini dan terupdate hanya di MediaPATRIOT.CO.ID/Category/Berita KLIK DISINI

Berita Umum, Berita Artis, Berita Bisnis, Berita Daerah ada di Referensi Link KLIK DISINI
. . RajaBackLink.com
Baca berita hari ini yang lainnya KLIK DISINI
LINK BERITA HUT KODAM JAYA KE 70 https://www.mediapatriot.co.id/2019/12/24/logo-banner-photo-video-dan-link-berita-hut-kodam-jaya-ke-70-berita-mpi/?preview=true&frame-nonce=490248f2ea
Berita Hari Ini Media Online Nasional Terlengkap MediaPATRIOT.CO.ID GROUP

https://www.mediapatriot.co.id


https://www.tv-mpi.com


https://www.mediapatriot.com


https://www.beritatnimpi.com


https://www.beritapolri.com


https://www.beritampi.com


https://www.chatkewa.com


https://www.backlinktermurah.com


https://www.berita2020.com


https://www.mpidomain.com


https://www.jakartampi.com


https://www.jabarmpi.com


https://www.bandungmpi.com


https://www.kotabekasinews.com


https://www.kotabekasimpi.com


https://www.ibekasi.com


https://www.indramayumpi.com


https://www.sumedangmpi.com


https://www.sukabumimpi.com


https://www.sumaterampi.com


https://www.sulawesi-news.com


https://www.sulawesimpi.com


https://www.acehmpi.com


Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
MediaPATRIOT.CO.ID adalah media online nasional terlengkap didirikan sejak 27 maret 2012 meliput berita nasional, regional, internasional, daerah, pendidikan, politik, sosial, budaya, konomi, hukum dan kriminal.

Komentar

News Feed