Dukung Hanpang, Dandim 0201/BS Minta Danramil Hadirkan Lahan Binaan di Wilayah

Bagikan :

MPI, Medan – Guna lebih memberhasilkan program ketahanan pangan di wilayah Kota Medan, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, SSos, menginstruksikan para Danramil dan Babinsa untuk menghadirkan lahan pertanian binaan di wilayah masing-masing.

Arahan ini disampaikan Dandim 0201/BS di sela pelaksanaan panen raya padi jenis Ampari 32 di Demplot Kodim 0201/BS, Jln Gaperta VIII, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Selasa (24/9/2019).

“Panen raya di lahan seluas 8 hektar dengan jenis padi Ampari 32 ini merupakan wujud kepedulian TNI, khususnya Kodam I/BB melalui Kodim 0201/BS dalam upaya menyukseskan ketahanan pangan dan swasembada beras Tahun 2019 di Kota Medan,” ucap Dandim di sela kegiatan.

Menurut mantan Kapendam I/BB ini, ketahanan pangan di Kota Medan perlu lebih diberdayakan lagi dengan cara ikut melibatkan komponen masyarakat yang memiliki lahan.

“Karenanya saya berharap, selain demplot Kodim 0201/BS ini, agar para Danramil dan juga para Babinsa memiliki lahan pertanian di wilayah binaan masing-masing, sehingga hal ini akan lebih menggalakkan lagi pencapaian ketahanan pangan di wilayah, khususnya Kota Medan,” jelasnya.

Berbagai terobosan dan inovasi dalam menyukseskan ketahanan pangan oleh Prajurit Kodim 0201/BS, juga diharapkan bisa dihasilkan.

Ke depan, Dandim mengharapkan Pasiter membangun koordinasi ke sekolah-sekolah yang ada, agar mengikutsertakan para siswa didiknya untuk diperkenalkan tata cara pertanian padi, mulai dari proses tanam, pemupukan, perawatan hingga panen.

“Dengan cara ini, kita harapkan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa dapat melanjutkan kegiatan pertanian dalam upaya mendukung ketahanan pangan,” pungkas abituren Akmil 1997 ini.

Sementara itu, Perwira SeksiTeritorial (Pasiter) Kodim 0201/BS, Kapten Inf Romi Sembiring yang juga koordinator panen raya padi demplot Kodim 0201/BS menjelaskan, padi yang dipanen ini ditanam pada Juni 2019.

“Setelah tiga bulan, tepatnya 24 September 2019, padi jenis Ampari 32 ini sudah bisa dipanen dengan produktivitas panen rata-rata 4 ton per hektar,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Pabanda Wanwil Kodam I/BB, Mayor Inf S Bayu, jajaran Danramil dan Babinsa Kodim 0201/BS, Sekretaris Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Ir Hj Asrah FM Harahap, PPL Kota Medan dan juga kelompok tani.

Sumber: Pendim 0201/BS

( Redaksi )

Editor:Pairin

Bagikan :