Sektor 7 Bareng STP NHI Gelar Celebrating World Tourism Day 2019 Di Bantaran Citarum.

Bagikan :

Kab Bandung, MPI. Memperingati World Tourism Day 2019, Dansektor 7 Kol Kav Purwadi menggandeng STP NHI adakan karya bakti penanaman bibit pohon keras dan bersih bersih sampah di bantaran Citarum Desa Sukamukti Kec Katapang, Jum’at (27/09).

Menghadirkan 331 mahasiswa dari berbagai Sekolah Tinggi Pariwisata, antara lain Managemen STP NHI Mahasiswa STP NHI ditambah dari UPI, Akpar NHI, Stiepar Yapari, dan Polban melakukan gerakan pungut sampah dibantaran sebelum dilakukan penanaman.

” Saat ini kita akan melakukan dua kegiatan, yakni gerakan pungut sampah dan penanaman pohon keras di bantaran Sukamukti ini,” Ujar Faisal Ketua STP NHI Bandung dalam sambutannya.

” Hari ini bertepatan dengan Perayaan hari Pariwisata Dunia, kita semua dari berbagai Sekolah Pariwisata, memperingati N. WTD (World Tourism Day) tahun 2019″.

” Kita semua harus mampu menghasilkan serta memberikan peran dan kontribusi konkrit bagi Dunia Pariwisata,” Ucapnya.

” Tahun lalu kami semua melakukan kegiatan pungut sampah di Jalan Setiabudi, sampah juga merupakan persoalan bagi dunia pariwisata, terutama sampah plastik,” Tutur Faisal.

Sementara Kol Kav Purwadi menyampaikan bahwa dengan digelarnya World Tourism Day atau hari pariwisata dunia, cocok dilakukan dibantaran Citarum.

” Kedepannya di aliran sungai Citarum akan dijadikan tempat wisata air, terutama di sektor 7 ini, kami sudah mempersiapkan dermaga”.

” Bantaran ini beberapa hari yang lalu .menjadi tempat karya bakti dan bakti sosial TNI, berbagai kegiatan dilaksanakan,” Tutur Dansektor 7.

Ditambahkan Kol Kav Purwadi, bahwa selama menjalankan tugas di Citarum, TNI sebagai satgas tidak bisa bekerja sendiri.

” Semua stake holder kami raih, yang tadinya kurang peduli atau bahkan tidak peduli, kini bersama satgas melakukan penataan bantaran”.

” Terima kasih atas kehadiran adek adek semua, kita akan menanam bibit pohon keras dan membersihkan bantaran dari sampah plastik, supaya semua menjadi tau bahwa kondisi Citarum itu ya seperti ini, sedimennya penuh dengan sampah,” Pungkas Kol Kav Purwadi.
(Rie).

Bagikan :