Melayani Dengan Humanis, Bripda Agus Arin Artana Terima Penghargaan Ombudsman

Bagikan :

PALU TIMUR, PALU, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Dalam menyampaikan aspirasi oleh ribuan mahasiswa Kota Palu, baik saat damai maupun aksi yang berujung ricuh akibat ulah sebagian oknum demonstran yang terjadi, Rabu (25/09) pekan lalu, dijalan Samratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng sudah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menghadapi aksi massa yang berakhir anarkis.

Hal ini diungkapkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulteng, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si, Senin (30/09), saat menggelar coffee morning bersama Wakapolda Sulteng, Kombes Pol Drs Setyo Boedi Moempoeni Harso, SH, M.Hum; Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat, MM, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, H. Sofyan Farid Lembah, SH, beserta PJU Polda Sulteng lainnya.

Dalam kesempatan ini Kapolda mengatakan aparat kepolisian dilapangan sudah semaksimal mungkin menghimbau kepada massa untuk tidak melakukan tindakan anarkis.

Namun situasi dan kondisi saat itu meningkat, dimana sebagian demonstran melakukan pelemparan batu dan botol minuman kearah pasukan PHH Brimob Polri.

Hal tersebut membuat pasukan PHH Brimob Polri melakukan upaya pembubaran massa dengan cara menyemprotkan air dengan water canon dan tembakan gas air mata sehingga menyebabkan 36 mahasiswa mengalami sesak nafas, lemas dan luka ringan.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Kapolda, Tim Medis Bid Dokkes Polda Sulteng beserta personel Polri yang berada dilokasi aksi massa yang anarkis bergerak cepat dalam memberikan pertolongan kepada mahasiswa yang menjadi korban.

“Diantaranya yang dilakukan Bripda Agus Arin Artana, Brigadir Ditsabhara Polda Sulteng, yang dengan humanis dan ikhlas menggendong seorang mahasiswi yang lemas akibat gas air mata, sehingga memerlukan perawatan medis. Aksi spontannya ini menjadi viral karena yang mendokumentasikan di
media dan mendapat apresiasi dari Lembaga Ombudsman RI Perwakilan Sulteng,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, H. Sofyan Farid Lembah, SH, menyampaikan Ombudsman telah mengamati dan mengapresiasi penanganan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Polda Sulteng yang dinilainya telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari bentrokan fisik dalam pengamanan jalannya demonstrasi tersebut.

Untuk itu, Ombudsman Sulteng memberikan piagam penghargaan kepada Bripda Agus Arin Artana, Brigadir Ditsabhara Polda Sulteng, melalui Kapolda Sulteng, Senin (30/0), dilobi Mapolda Sulteng.

“Sikap aparat Kepolisian yang humanis dan patut menjadi contoh dalam implementasi Tribrata,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, menambahkan Bripda Agus Arin Artana tidak dapat menerima langsung penghargaan tersebut dikarenakan sedang melaksanakan tugas BKO di wilayah Polda Metro Jaya.

“Penghargaan ini sebagai wujud implementasi tugas yang selama ini selalu diterapkan oleh Kapolda Sulteng kepada seluruh anggotanya, agar bekerja dengan hati sehingga dapat mempunyai kepekaan dan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan,” tutup Mantan Kapolres Kolaka ini.(dewi/adm)

Bagikan :