9 Pelaku Begal Yang Meresahkan Masyarakat Dibekuk Tim Gabungan

Bagikan :

SIDOAN, PARIMO, SULAWESI TENGAH, mediapatriot.co.id_Sembilan (9) pelaku begal yang meresahkan masyarakat berhasil dibekuk Tim Gabungan Polres Parigi Moutong (Parimo) dan Polsek Tinombo, Minggu (06/10), sekitar pukul 10.00 Wita.

Hal ini diungkapkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Parimo, AKBP Zulham Efendi Lubis ,SIK, melalui Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari, Senin (07/10), melalui sambungan whatsapp.

Disampaikan penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menjadi korban begal oleh kelompok pemuda di jalan trans sulawesi, Desa Bainaa dan Desa Sintuwu Raya, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parimo.

Dalam beraksi, lanjutnya, sekelompok pemuda tersebut menghadang dengan menggunakan senjata tajam dan meminta uang terhadap kendaraan yang melintas.

Lebih lanjut dikatakan, mendapatkan informasi tersebut, Kapolres Parimo bertindak cepat dengan menerjunkan Tim Gabungan Polres Parimo dan Polsek Tinombo untuk mengecek di TKP dan menangkap pelaku begal tersebut.

Dituturkan, pada Sabtu (05/10), sekitar pukul 01.00 wita, saat Tim tiba di TKP, pelaku langsung melarikan diri ke dalam hutan, dan meninggalkan 2 unit sepeda motor milik pelaku yang kemudian diamankan di Polsek Tinombo.

Selanjutnya Tim melakukan penyelidikan, pengembangan barang bukti dan juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Dan berhasil membekuk 9 pelaku begal tersebut pada Minggu (06/10), sekitar pukul 10.00 wita.

Sembilan pelaku dengan nama disamarkan diketahui beridentitas HK (16), US (16), MG (17), dan MS (17), merupakan warga Desa Sidoan Barat, Kecamatan Sidoan.

Dan JF (16), AT (17), RK (16) dan SN (22) yang merupakan warga Desa Sidoan Selatan, Kecamatan Sidoan. Serta AY (16) warga Desa Sidoan Induk, Kecamatan Sidoan.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Tinombo guna proses hukum dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tuturnya.

Sugeng menambahkan Kapolres Parimo juga mengucapkan terimakasih atas informasi, doa dan dukungan dari masyarakat, serta mengapresiasi kinerja anggotanya yang telah bekerja keras siang malam dan meninggalkan keluarganya demi pengabdian kepada masyatakat, bangsa dan negara.

“Kapolres Parimo menegaskan tidak boleh ada premanisme diwilayah hukum Polres Parimo. Dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir lagi untuk melintas di sepanjang jalan Trans Sulawesi Kabupaten Parimo,” tandasnya.(dewi/adm)

Bagikan :