DP3A BIKIN SOP LAYANAN TESA

Bagikan :

Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP2KA) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi membuat SOP (standar operasional prosedur)  dan alur Call Center dan TESA.

Tujuan dibuatnya SOP ini, menurut Kepala Bidang PHP2KA Kabupaten Bekasi,  Hj Titin Fatimah,  SH,  M.Si, memberikan pelayanan yang maksimal untuk perempuan dan anak yang membutuhkan bantuan penyelesaian masalah melalui layanan pemberian informasi, konsultasi,  konseling dan rujukan.

Adapun alur pelayanannya adalah sebagai berikut: penelpon menghubungi Call Center TESA Kabupaten Bekasi. Operator Call Center TESA menerima telpon dan mengidentifikasi data, masalah dan kategori layanan.

Selanjutnya, Konselor TESA menindaklanjuti sesuai masalah dan kategori layanan:
a. Apabila jenis layanan berupa permintaan informasi, maka Konselor memberikan informasi sesuai dengan informasi yang tersedia di DP3A Kabupaten Bekasi.

b. Apabila masalah dianggap krisis,  maka Konselor melakukan komunikasi yang empatik (konseling dasar)  sampai penelpon tenang. Selanjutnya memberikan rujukan untuk mendapatkan konseling lanjutan dan penanganan yang lain.

c. Apabila jenis layanan berupa pengaduan, Konselor melakukan identifikasi,  mencatat dan memberikan rujukan proses selanjutnya.

Diterangkan Titin,  DP3A menindaklanjuti sesuai hasil identifikasi dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,  semisal layanan psikologis oleh psikolog, layanan medis oleh tenaga kesehatan atau dokter, layanan hukum oleh ahli hukum. Selanjutnya,  mendampingi korban apabila melakukan pelaporan ke PPA Polres.

“Untuk semua permasalahan tersebut,  DP3A melakukan Pencatatan dan Pelaporan,” ujar Titin.  (agus suzana)

Bagikan :