oleh

WALI NANGGRO DUKUNG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN NARKOBA

MPI, Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk meyakinkan berbagai pihak turut serta dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Indonesia, nampaknya banyak membuahkan hasil. Hampir seluruh sektor baik instansi pemerintah, swasta, tokoh agama bahkan tokoh besar masyarakat berupaya menjalin sinergitas bersama BNN dalam menanggulangi permasalahan narkoba yang terus berkembang.

Kehadiran Kepala BNN, Heru Winarko, di Provinsi Aceh sempat mendapat perhatian dari Wali Nanggro, Malik Mahmud. Ini merupakan kehormatan besar bagi BNN diminta untuk hadir di Lembaga Wali Nanggro oleh pemilik gelar Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haythar saat berkunjung ke Kota Banda Aceh, Senin (7/10) lalu.

Dalam undangannya tersebut, Malik Mahmud, menyampaikan apresiasinya atas upaya BNN dalam menanggulangi permasalahan narkoba di Indonesia. Pihaknya mendukung sepenuhnya atas upaya pemberdayaan masyarakat di daerah rawan narkoba yang di lakukan BNN di Provinsi Aceh selama ini.

“Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus menjadi prioritas. Upaya pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui bekerjasama dengan stake holder yang ada di Aceh”, Ujar Malik Mahmud.

Respon positif terhdap kehadiran HW di Kota Serambi Mekah tersebut juga datang dari pihak swasta yang peduli terhadap permasalahan narkoba di Indonesia. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, dan Forum Komunikasi Badan Usaha Milik Negara (FK BUMN) Provinsi Aceh, meminta HW untuk bergabung dalam diskusi dan ramah tamah disela sela kunjungannya ke Provinsi Aceh.

Kepala BI Perwakilan Aceh, Zainal Airifin Lubis, menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap permasalahan narkoba di Indonesia yang kian memprihatinkan. Menurut Zainal, dalam pengentasan penyalahgunaan narkoba perlu diciptakan inovasi program yang terukur dan terencana.

“Mari kita semua bersama sama untuk memberantas penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” katanya.

Sementara itu, Ketua FK BUMN Provinsi Aceh, Ediwardo Ritonga mengatakan BUMN yang ada di setiap provinsi berkomitmen untuk mendukung BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.

“Kita telah melakukan sejumlah kegiatan seperti sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar dan safari subuh dengan terus mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Faisal, Deputi Pencegahan BNN, Anjan Pramuka Putra, Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Dunan Ismail Isja, penasehat FK BUMN serta pengurus FK BUMN Provinsi Aceh

(Redaksi)

Editor:Pairin

Bagikan :