Inovasi Rehabilitasi Melalui Intervensi Berbasis Masyarakat

Bagikan :

MPI, Penanganan masalah penyalahgunaan narkoba melalui rehabilitasi harus inovatif. Menjawab tantangan ini, Deputi Bidang Rehabilitasi BNN telah membuat program rehabilitasi yang langsung menyentuh masyarakat, melalui Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Salah satu bagan dari program ini adalah Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM). Langkah ini merupakan wujud dari keseriusan pemerintah untuk menangani para penyalah guna narkoba dengan dukungan potensi yang ada di sebuah desa.

Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (Dit. PLRKM) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Dra. Mayda Wardianti, M.Si mengatakan bahwa program ini merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan di masyarakat pada bidang rehabilitasi terhadap penyalah guna dengan memanfaatkan fasilitas dan potensi masyarakat baik dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Selain itu, program ini memanfaatkan pendekatan kearifan lokal yang ada.

Direktur PLRKM menjabarkan bahwa kegiatan utama yang dilakukan dari program ini yaitu mengintervensi penyalah guna narkoba agar mereka pulih, memberikan edukasi dan melakukan pemetaan dan penjangkauan serta pelibatan masyarakat.

Ketika ditanyakan urgensi program ini, Mayda mengatakan ada sejumlah faktor sehingga PBM ini perlu diaktualisasikan yaitu antara lain karena narkoba telah merambah hingga ke pelosok desa. Selain itu, hingga saat ini masih adanya keterbatasan daya tampung rehabilitasi. Hal lainnya, adalah pentingnya partisipasi masyarakat untuk mendukung upaya rehabilitasi.

Dari kegiatan ini, ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai yaitu, untuk menemukan penyalah guna di wilayah setempat. Selain itu juga, program ini ditujukan untuk memberikan informasi tentang bagaimana mengatasi penyalahgunaan narkoba.

“PBM juga bertujuan untuk memberikan pendampingan dan dukungan pada penyalah guna dengan tingkat resiko rendah di wilayah setempat,” imbuh Mayda di sela sela diskusi dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Evaluasi Bidang Rehabilitasi, di Surabaya, Kamis (10/10).

( Redaksi )

Editor:Pairin

Bagikan :