Optimalkan Fungsi Smart SIM, Satlantas Polres Baubau Gencar Lakukan Sosialisasi

BAUBAU, MPI_Sejak diterapkannya Smart SIM 22 September lalu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Baubau terus melakukan sosialisasi terkait fungsi dari Smart Sim tersebut kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Kasat Lantas Polres Baubau, AKP Lesmana P. Primajati, SIK, mewakili Kapolres Baubau, AKBP Hadi Winarno, Senin (21/10), kepada awak media ini.

“Sejak diberdayakan penerbitan Smart SIM usai puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) Lantas, 22 September 2019, Satlantas Polres Baubau setiap harinya melalui Unit Dikyasa melakukan sosialisasi terkait fungsi Smart SIM kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lesmana mengatakan untuk wilayah hukum Polres Baubau, penerbitan SIM dengan material SIM lama sudah tidak diberlakukan lagi.

Lesmana juga mengingatkan bahwa SIM lama yang dipegang masyarakat tetap berfungsi seperti biasa. Namun, apabila akan diperbaharui atau diperpanjang masa aktifnya maka akan diganti dengan Smart SIM.

“Meskipun Smart SIM telah diterapkan, namun SIM lama yang dipegang masyarakat tetap berlaku. Bila ingi memperpanjang masa berlaku SIM, atau mau menerbitkan SIM baru telah menggunakan Smart SIM. Saat ini, telah sebulan diterapkannya Smart SIM masyarakat semakin memahami apa dan fungsi dari Smart SIM,” ujarnya

Lebih lanjut Lesmana menuturkan Smart SIM sangat mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran terkait pelanggaran maupun dan sangat membantu memperbaiki citra Polri terkait adanya calo atau pungutan liar (pungli).

“Dengan adanya smart SIM, yang bersangkutan (pelanggar) tidak lagi melakukan pembayaran pelanggaran terhadap petugas, namun melalui aplikasi yang telah disediakan. Ini sangat membantu masyarakat dan juga berguna untuk menghindari stigma negatif masyarakat terhadap Polri terkait pengurusan SIM,” tuturnya.

Lesmana juga menegaskan meskipun bisa dipergunakan untuk bertransaksi, Smart sim tidak berfungsi seperti layaknya kartu ATM.

“Meskipun memiliki simpanan dana (saldo), Smart SIM hanya digunakan melakukan pembayaran tol, parkir dan pembayaran tilang, dengan nominal saldo yang tersimpan hanya dua juta rupiah,” tegasnya.

Smart SIM memiliki satu keunggulan yang sangat penting, lanjutnya, yakni mencatat perilaku pemegang kartu.

“Smart SIM ini menyimpan data pelanggaran dari pemegang kartu. Apabila pelanggaran yang dilakukan melebihi dari jumlah yang ditentukan, maka pada saat melakukan perpanjangan, smart sim akan ditahan,” lanjutnya.

Perwira tiga balak ini menambahkan untuk memiliki Smart SIM para pemohon pembuatan SIM harus lulus ujian teori dan praktek.

“Permohonan penerbitan Smart SIM bisa dilakukan melalui online. Namun untuk menerbitkan Smart SIM, pemohon harus lulus ujian teori dan praktek,” tandasnya.(dewi)

Editor: dewi

Bagikan :