Gelar Dialog Publik, PDIP Mengusung Tema Milenial Di Kisaran Politik Kota Baubau

BAUBAU, MPI_PDIP Kota Baubau berhasil mendudukkan tiga anggota legislatif dari kaum milenial di DPRD Kota Baubau. Masing-masing As’aad Adi Karim dari dapil 1, Nur Aska dari dapil 2, dan Muh. Yumardin Haeruddin, SKM, M.Kes, yang menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP dan juga Ketua Komisi I.



Terkait dengan keberhasilan tersebut, DPC PDIP Baubau, melalui Bidang Buruh Tani dan Nelayan, Perempuan dan Anak, Olahraga dan Komunitas Seni Budaya, menggelar diaglog publik yang menggusung tema Milenial Di Kisaran Politik Kota Baubau, Senin (04/11), disalah satu kedai kopi dilingkungan Palatiga, Kecamatan Wolio.

Dialog publik yang menghadirkan Nur Aska; Muh. Yumardin Haeruddin, SKM, M.Kes, dan Rendy Saputra, SH, MH, sebagai nara sumber ini dihadiri oleh perwakilan LSM, BEM, dan OKP di Kota Baubau.

Dimoderatori Wawan. R. Hasipu, SE, dialog publik dibuka oleh Wakil Ketua I DPC PDIP Baubau, Rais Jaya Rahman, mewakili Ketua DPC PDIP Baubau, La Ode Ahmad Monianse.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPC PDIP Baubau, Rais Jaya Rahman, mengungkapkan diusungnya tema milenial dalam pusaran politik Kota Baubau dikarenakan PDIP Baubau merupakan satu-satunya partai yang berhasil mendudukkan tiga kader milenialnya sebagai anggota legislatif.

Tak hanya itu, Rais juga menegaskan kegiatan digelar dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke 91, 28 Oktober 2019.

“Melalui kegiatan ini mari kita bersama-sama menyatukan persepsi dan pendapat untuk dapat meramukan bahwa pendidikan politik kepada generasi milenial yang baik itu seperti apa,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, pendidikan politik adalah sebuah proses untuk bisa mengerti tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam berbangsa dan bernegara.

“Kegiatan ini salah satu usaha kesadaran akan pentingnya pendidikan politik pada kaum milenial. Dalam pandangan PDIP, kaum milenial dalam mengkuti konstalansi politik bukan hanya untuk gaya-gayaan atau penonjolan latar belakang yang dimiliki. Namun sebagai perangsang dan motivator kepada generasi milenial yang masih apatis dengan partai dan pendidikan politik,” tandasnya.

Ketua Fraksi PDIP, Muh. Yumardin Haeruddin, SKM, M.Kes, menambahkan dialog publik yang digelar terbuka untuk umum ini diharapkan
memberikan gelombang energi kepada pemuda akan terus lahir dalam industri 4.0 saat ini.

“Kami di PDIP perjuangan berharap seluruh pemuda menuangkan energinya melalui partai politik, khususnya partai PDIP. Karena PDIP sangat membuka ruang untuk rekan-rekan pemuda, khususnya pemuda yang punya ide kreatif, gagasan, untuk menyumbangkan pikirannya di partai politik,” tambahnya.

Dengan pola ini, lanjutnya, Fraksi PDIP akan bisa menyerap aspirasi dari kalangan pemuda masyarakat dan keseluruhan.

“Harapan besar kami, pemuda dan masyarakat Kota Baubau tidak melihat PDIP hanya sebatas partai politik, tetapi sebagai organisasi yang bisa menjadi payung bagi seluruh warga kota. Untuknitu, kami membutuhkan partisipasi dari semua stackholder untuk bisa mendukung kegiatan partai politik, khususnya PDIP, seperti dialog saat ini,” lanjutnya.

Yumardin menuturkan pasca Pilcaleg April 2019, dialog publik ini adalah kegiatan pertama yang diprogramkan DPC Kota Baubau yang kembali di ketuai La Ode Ahmad Monianse untuk ke empat kali.

“Hadirnya tiga orang milenial di legislatif, kami didorong untuk terus turun ke masyarakat, sebagai partai yang punya nafas perjuangan dan gotong royong. Kegiatan inj kedepannya juga akan keberlanjutan karena merupakan rangkaian dari kerja-kerja partai,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris KNPI Kota Baubau, Rendy Saputra, SH, MH, secara terpisah mengatakan bahwa KNPI sangat mengapresiasi upaya PDIP yang membuka ruang dialog dengan menghadirkan anggota legislatifnya untuk berdialog dengan segenap elemen kepemudaan.



“KNPI berharap kegiatan seperti ini juga diikuti oleh partai-partai lain. Selain itu, KNPI juga berharap anggota DPRD dari PDIP yang semua berusia muda bisa menjadi corong pemuda dalam upaya mendorong lahirnya kebijakan anggaran yang lebih pro kepada anak muda,” pungkasnya.(dewi)

Editor: dewi

Bagikan :