Anggota DPRK Rangkap Distributor,”Kecam Kios Pengencer Pupuk Subsidi Agara”.

Aceh. MPI. Kutacane, Rangkap Kewenangan sebagai Anggota Dewan dan Distributor Pupuk Urea Subsidi, sebagai Kewenangan yang lazim di Bumi yang ber logo kan Sepakat segenep Aceh Tenggara.

Contohnya, Pendiri CV Retani menjalankan peran fungsi Distributor Pupuk Urea Subsidi sekaligus sebagai Anggota DRPK Agara.

Seperti yang disebutkan oleh salah satu Kios Pengencer Kepada Media Patriot.co.id pada Selasa, 5 – November 2019, Pengusaha Kios Pengencer sering kali ditelpon Nomor pribadi Luhut Simajuntak sebagai Anggota DPRK dan rangkap Distributor dari CV. Retani.

Katanya, Luhut sering kali mengecam terhadap Kios Pengencer, bahkan akan memberhentikan Kios Pengencer apabila ada pihak Kios mengadukan prihal indikasi kesalahan penyaluran Pupuk Urea Subsidi  yang dibagikan oleh CV. Retani.

Itu makanya kami nggak berani bang,, tutur salah satu Kios Pengencer, sebab menurut pandangan saya Luhut lebih berkuasa, terlebih lagi Luhut kan sudah menduduki Kursi Anggota Dewan, kalau dibandingkan dengan Abang hanya sebagai Wartawan, tentu luhut lebih ber power, ujar Pengusaha Kios Pengencer yang tidak mau disebutkan namanya.

Terlebih lagi, hubungan kerja antara distributor dan Kios Pengencer sangatlah erat dengan Aturan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) kontrak, sesuai dengan aturan Menperindag tentang pengadaan dan penyaluran pupuk Subsidi untuk sektor Pertanian, Kios Pengencer dibawah naungan Distributor.

Katanya, Kios Pengencer bisa di berhentikan oleh Distributor, tetapi dimana hak kami sebagai penyalur pupuk terhadap Petani, yang mana tidak sesuai disalurkan oleh Distributor dengan Rencana Definitive Kebutuhan Kelompok (RDKK) dari Dinas Pertanian.

Lanjutnya, sangat kecewa dengan kecaman Distributor yang rangkap dengan Anggota Dewan ini, sebab sudah melakukan pilih kasih terhadap penyaluran Pupuk urea Subsidi, malahan ngecam lagi, tuturnya.

Sedangkan menurut keterangan Luhut melalui via selulernya, mengakui, tidak lagi sebagai pendiri CV. Retani, namun ketika ditanya oleh Media ini, apakah bisa membuktikan bahwa benar tidak lagi ikut serta sebagai pendiri CV. Retani, Luhut sama sekali tidak dapat memberikan keterangan.

Amatan Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (GAKAG) Arafik Beruh, merasa sangat kecewa dengan pendiri CV. Retani yang konon diprakasai oleh Anggota DPRK Agara.

Semestinya, Anggota Dewan  wajib berpihak terhadap suara aspirasi Rakyat, sesuai dengan Tugas dan Kewajiban DPRK, membentuk peraturan Kabupaten bersama Kepala Kabupaten, membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan Kabupaten mengenai (APBK) yang diajukan Kepala Kabupaten, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan Kabupaten dan APBK, mengusulkan,tegas nya Arafik

( Redaksi )

Editor:Pairin

Wartawan:Samsuri

Bagikan :