oleh

Trinov Fernando Sianturi: Jangan Campuri Urusan Adat Kami Bonapasogit Harus Tetap Dilestarikan


PENCARIAN GOOGLE:

Mediapatriot.co.id– Medan — Ibarat suatu pertandingan Tinju Kelas Berat dalam memperebutkan sabuk juara yang akan menjadikan kebanggaan serta sekaligus akan memperoleh rejeki yang melimpah bagi pemenangnya, makanya hal yang lazim serta wajar bila masing – masing para petinju tersebut mempersiapkan dirinya sebaik mungkin dengan merencanakan strategi-stretegi jitu untuk mengalahkan lawannya serta kalau bisa memukul KO lawannya sehingga tidak dapat bangkit lagi untuk melanjutkan pertandingan.
Sebelum pertandingan tinju itu dimulai, biasanya para pengamat tinju dan orang-orang ramai untuk mencari tahu latar belakang petinju tersebut, jam terbangnya, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing petinju tersebut.

Bahkan tak heran ada siaran khusus di televisi untuk membahasnya dan ada halaman khusus di koran atau media sosial lainnya untuk membahasnya. Tujuannya agar para penggemar tinju dan penonton tinju dapat mengenal baik para petinju tersebut. Para konglomerat biasanya menggunakan pertandingan tersebut untuk bertaruh dan ikut terlibat menikmati analisa-analisa tentang pertandingan tinju sehingga ketika menentukan siapa yang akan memenangkannya serta diharapkan dapat memperoleh keuntungan besar dari hasil pertandingan itu.

Berita Viral Hari Ini>>

Hal tersebut mirip yang terjadi saat ini, Sekumpulan Orang-orang “Batak” yang berjuang untuk memperoleh pengakuan akan tanah yang didiamin sukunya tersebut selama beratus bahkan beribu tahun lamanya dan ingin sekalian dipimpin langsung oleh sukunya sendiri, menentukan kehidupan mereka sendiri sesuai dengan adat-istiadat yang selama ini tetap terjaga.

Namun perjuangan yang selama ini terus digaungkan menjadi sesuatu yang sia-sia bahkan nyaris terancam kepunahan untuk beberapa puluh tahun kedepan apabila tak dijaga dan dirawat. Sejak pemenangnya mulai memimpin Propinsi Sumut adalah seorang keturunan Aceh ( Ada riwayat yang kurang baik dan peperangan terjadi antara kerajaan Aceh dengan Kerajaan Batak ) yang bernama Edy Rahmayadi.

Seorang Jenderal dan Ahli Strategi di Angkatan Darat dapat menjadi Gubernur Sumut yang dimana pada masa pertandingan ini Sang Jenderal juga banyak di dukung oleh orang Batak itu sendiri.Banyak manuver- manuver yang cukup berbahaya dilayangkan, mulai dari pernyataan dan mendukung “Wisata Halal” di Danau Toba , padahal dia tahu bahwa 97 % kawasan itu mayoritas kristen , Ini sama halnya kalau Pengusaha Orang Kaya Batak mendirikan wisata rohani kristen atau bisa makan Babi di propinsi Aceh. Apa diterima oleh orang Aceh ?

Isu ada rencana Pemusnahan babi diseluruh Sumut. Apa dia tidak tahu kalau orang Batak dalam menjalankan adat istiadatnya Babi dan Ikan Mas adalah makanan wajib. Seharusnya mencari solusi untuk mengatasi Flu babi. Sampai saat ini Beliau melayangkan tinju yang sangat keras ke muka orang Batak dengan meniadakan ‘Pesta Danau Toba’. Dia juga berani mengatakan bahwa Pesta Danau Toba itu tidak bermanfaat dan buang-buang uang. Bukannya memperbaiki dan menambahkan anggaran lebih besar, malah menghapusnya,” papar Trinov Fernando Sianturi selaku Ketua Perkumpulan Generasi Muda Poparan Sianturi Simataniari Sedunia (PGM Paposma) di Medan pada awak media Via WA, Jumat Sore (17/01/2020).

“Bagaikan pukulan yang dilayangkan di wajah Orang Batak oleh sang Gubernur, kami sangat sedih ada ratusan bahkan ribuan Pejabat Orang Batak di Sumut ini mulai dari Kepala Dusun, Kepala Desa, Lurah, Camat, Kadis, Bupati, DPRD, DPD, DPRI, Jenderal, Menteri, bahkan Menko sepertinya membiarkan tanpa melakukan Counter Attack kepada Gubernur ini. Apakah mereka takut ? Atau jangan-jangan mereka memang orang Batak tapi hati mereka hanya mementingkan kenyamanan diri mereka sendiri, keluarga ataupun golongan mereka saja. Mereka menjadi penakut serta tidak berani bersuara bahkan tidak melawan, hal tersebut bukanlah karakter asli Orang Batak,” tegas Trinov.

“Kita bisa maklum, karena mereka selama ini sudah nyaman dengan hidupnya yang bergelimang harta. Oleh sebab itu mereka pura-pura tidak tahu akan hal ini. Ada beberapa anggota DPRD TK. 1 , DPRD TK. 2, DPD serta DPR RI yang secara undang-undang mereka punya hak untuk melawan baik dalam politik maupun Pemerintahan.
Kalau kita lihat dari sejarah Orang Batak serta kita Analisa, kehebatan orang Batak dengan segala adat-istiadatnya serta kecerdasannya maka bisa dipastikan seharusnya Orang Batak ini bisa menolak kebijakan Edy Rahmayadi .

Tapi fakta dan kenyataan dia sekarang berhasil dan sukses hampir memukul KO orang batak di Sumut. Yang parahnya lagi Edy Rahmayadi berani masuk dan mencampuri, memaksa kehendaknya di Bonapasogit yang hampir beberapa Gubernur di Sumut tidak ada yang berani mencampuri urusan internal yang menyangkut adat istiadat di Bonapasogit. Tugas pemerintah Sumut hanya sebatas urusan administrasi dan kepegawaian saja sebenarnya. Karena ada Bupati dan camat di sana yang siap untuk memajukan Bonapasogit dengan mengutamakan budaya dan kearifan lokal.

Inilah yang harus dipikirkan dan dilakukan oleh orang-orang Batak yang cinta Bonapasogit, khususnya yang sekarang ini duduk manis di DPRD, DPD, DPR RI dan instansi Pemerintah. Seharusnya mereka malu mengaku orang Batak kalau masih membiarkan ini semua. Malu mengaku Orang Batak kalau hanya minta jadi Propinsi saja tidak berani ke Pusat kita bukan mau minta Merdeka, seharusnya malu menjadi orang Batak kalau anda hanya mementingkan diri anda sendiri ataupun golongan anda sendiri. Berjuang lah sekeras mungkin dan tunjukkan anda Orang Batak anak ni RAJA yang punya hak yang sama di negeri ini dengan suku- suku yang lain. Suku Batak sangat banyak dengan daerah yang sangat luas, 7 Kabupaten dengan SDM yang unggul maka tidak ada alasan apapun untuk tidak mendirikan Propinsi Tapanuli,” imbuh Trinov.

“Jangan ada kata menyerah, jangan mau kita di adu domba, jangan mau kita dibodohin mereka, karena pada dasarnya leluhur kita sudah lebih dulu berjuang sekuat tenaga untuk ikut melawan penjajah dan merebut kemerdekaan Indonesia. Selamat berjuang tu Sasude Bangso Batak na di Portibion asa Boi terwujud sada propinsi ima “Propinsi Tapanuli”. MarsadaMaHita,” pungkasnya.
(fri)

SUMBER:MediaPATRIOT.CO.ID


CONTACT US : https://www.mediapatriot.co.id/contact



Berita Lain KLIK DISINI >>>

PENCARIAN GOOGLE:

Layanan Iklan Ini Khusus Bagi Instansi dan Perusahaan Yang Sudah Bekerjasama dengan Media Online Nasional MediaPATRIOT.CO.ID Mau Bekerjasama Silahkan Ajukan Ke Email redaksi@mediapatriot.co.id atau ke Whatsapp Center 08999208174






Berita lain Selanjutnya >>>>>



Berita Khusus Aceh Hanya di AcehMPI.COM KLIK DISINI

Pingler.com untuk PING agar website anda cepat di index oleh google KLIK DISINI

Sedangkan berita hari ini terlengkap, terkini dan terupdate hanya di MediaPATRIOT.CO.ID/Category/Berita KLIK DISINI

Berita Umum, Berita Artis, Berita Bisnis, Berita Daerah ada di Referensi Link KLIK DISINI
. . RajaBackLink.com
Baca berita hari ini yang lainnya KLIK DISINI
LINK BERITA HUT KODAM JAYA KE 70 https://www.mediapatriot.co.id/2019/12/24/logo-banner-photo-video-dan-link-berita-hut-kodam-jaya-ke-70-berita-mpi/?preview=true&frame-nonce=490248f2ea
Berita Hari Ini Media Online Nasional Terlengkap MediaPATRIOT.CO.ID GROUP

https://www.mediapatriot.co.id


https://www.tv-mpi.com


https://www.mediapatriot.com


https://www.beritatnimpi.com


https://www.beritapolri.com


https://www.beritampi.com


https://www.chatkewa.com


https://www.backlinktermurah.com


https://www.berita2020.com


https://www.mpidomain.com


https://www.jakartampi.com


https://www.jabarmpi.com


https://www.bandungmpi.com


https://www.kotabekasinews.com


https://www.kotabekasimpi.com


https://www.ibekasi.com


https://www.indramayumpi.com


https://www.sumedangmpi.com


https://www.sukabumimpi.com


https://www.sumaterampi.com


https://www.sulawesi-news.com


https://www.sulawesimpi.com


https://www.acehmpi.com