oleh

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Menolak RUU Omnibus Law RUU Cipta Kerja


PENCARIAN GOOGLE:

Jakarta. KSPI akan menyampaikan terkait dengan draft Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah masuk ke DPR RI, yang berakibat hilangnya uang pesangon dan upah minimum serta penjelasan tentang hilangnya jaminan sosial buruh, penggunaan TKA buruh kasar yang dipermudah, penggunaan outsourcing dan kontrak yang masif dan tanpa batas, dihilangkannya sanksi pidana bagi pengusaha nakal dalam RUU Cipta Kerja yang sudah diterima DPR RI tersebut.

Selain itu, menyampaikan sikap; menolak masuk dalam tim yang dibentuk oleh Menko Perekonomian dalam SK Menko Perekonomian No 121/2020. Dalam RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) BAB IV Ketenagakerjaan Bagian 2, disebutkan bahwa Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dihapus.

Berita Viral Hari Ini>>

Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dengan dihapusnya Pasal 59, maka penggunaan pekerja kontrak (yang dalam undang-undang disebut perjanjian kerja waktu tertentu) bisa diperlakukan untuk semua jenis pekerjaan.

Padahal, dalam UU Ketenagakerjaan pekerja kontrak hanya dapat digunakan untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :

(a) pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
(b) pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan
paling lama 3 (tiga) tahun;
(c) pekerjaan yang bersifat musiman; atau
(d) pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan
yang masih dalam percobaan atau penjajakan.

Selain itu, pekerja kontrak tidak dapat digunakan untuk jenis pekerjaan yang bersifat tetap. Dengan demikian, berdasarkan pasal ini, selain pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu harus menggunakan pekerja tetap.

“Dengan dihapuskannya pasal 59, tidak ada lagi batasan seorang pekerja bisa dikontrak. Akibatnya, bisa saja seorang pekerja dikontrak seumur hidup,” kata Kahar. (Irwan)



Berita Lain KLIK DISINI >>>

PENCARIAN GOOGLE:

Layanan Iklan Ini Khusus Bagi Instansi dan Perusahaan Yang Sudah Bekerjasama dengan Media Online Nasional MediaPATRIOT.CO.ID Mau Bekerjasama Silahkan Ajukan Ke Email redaksi@mediapatriot.co.id atau ke Whatsapp Center 08999208174






Berita lain Selanjutnya >>>>>



Berita Khusus Aceh Hanya di AcehMPI.COM KLIK DISINI

Pingler.com untuk PING agar website anda cepat di index oleh google KLIK DISINI

Sedangkan berita hari ini terlengkap, terkini dan terupdate hanya di MediaPATRIOT.CO.ID/Category/Berita KLIK DISINI

Berita Umum, Berita Artis, Berita Bisnis, Berita Daerah ada di Referensi Link KLIK DISINI
. . RajaBackLink.com
Baca berita hari ini yang lainnya KLIK DISINI
LINK BERITA HUT KODAM JAYA KE 70 https://www.mediapatriot.co.id/2019/12/24/logo-banner-photo-video-dan-link-berita-hut-kodam-jaya-ke-70-berita-mpi/?preview=true&frame-nonce=490248f2ea
Berita Hari Ini Media Online Nasional Terlengkap MediaPATRIOT.CO.ID GROUP

https://www.mediapatriot.co.id


https://www.tv-mpi.com


https://www.mediapatriot.com


https://www.beritatnimpi.com


https://www.beritapolri.com


https://www.beritampi.com


https://www.chatkewa.com


https://www.backlinktermurah.com


https://www.berita2020.com


https://www.mpidomain.com


https://www.jakartampi.com


https://www.jabarmpi.com


https://www.bandungmpi.com


https://www.kotabekasinews.com


https://www.kotabekasimpi.com


https://www.ibekasi.com


https://www.indramayumpi.com


https://www.sumedangmpi.com


https://www.sukabumimpi.com


https://www.sumaterampi.com


https://www.sulawesi-news.com


https://www.sulawesimpi.com


https://www.acehmpi.com


Komentar

News Feed