Jakarta Utara mediapatriot.co.id (18/3) Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, memantau secara langsung simulasi dalam rangka persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Hari ini Kamis 18/03/2021Bersama dengan pelaksana tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Zulfikri, dan Satuan Tugas Covid-19 Jakarta Utara, Djoko memastikan semua sarana dan prasarana serta protokol kesehatan yang mendukung pembelajaran tatap muka sudah terpenuhi.
a. Pelaksanaan Taruna On Campus dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa periode dengan jumlah maksimal taruna di dalam kampus sebanyak 150 orang;
b. Kapasitas asrama yang berbentuk kamar, hanya diisi maksimal 3 (tiga) orang taruna;
c. Kegiatan permakanan taruna dan kegiatan keagamaan dilaksanakan di kamar masing-masing taruna;
d. Jika terdapat taruna yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus segera dilaksanakan tracking, tracing dan testing serta dilaksanakan isolasi di luar kampus.Berdasarkan simulasi yang dilakukan, para Taruna akan dilakukan pengecekan suhu dan penyemprotan disinfektan pada barang bawaan perlengkapan taruna saat memasuki gerbang, mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.Selanjutnya, dilakukan pemantauan pada sarana dan prasarana Pendidikan di kampus, seperti ruang makan, asrama, ruang kelas, fasilitas medis di ruang isolasi, serta pengecekan dan persiapan kegiatan praktek pada laboratorium bengkel dan simulator.Plt. Ka BPSDMP, Zulfikri, mengungkapkan kegiatan ini sebagai sarana sosialisasi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Masa Pandemi di lingkungan Kampus STIP Jakarta dan simulasi implementasi dari Pedoman dimaksud.Pembelajaran KBM tatap muka ini dilakukan dalam rangka pemenuhan standar pembelajaran sesuai dengan ketentuan International Maritime Organization (IMO) Model Course dan STCW sesuai Amandemen Manila 2010 yang mengharuskan pelaksanaan pembelajaran praktek bagi Taruna/i menggunakan simulator dan peralatan yang hanya ada di kampus”, jelas Zulfikri.Zulfikri berharap dengan Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka ini dapat meningkatkan kompetensi keterampilan siswa didik sehingga dapat menjadi SDM profesional di bidang pelayaran.Ketua STIP, Amiruddin, menjelaskan bahwa pembelajaran on campus di STIP akan dilaksanakan secara bertahap.Tahap pertama pada 29 Maret 2021 dengan taruna berjumlah 72 orang, yang terdiri dari 32 taruna program studi nautika, dan 40 taruna program studi teknika”, ungkap Amiruddin.Pada tahap kedua, Amiruddin melanjutkan, akan dilaksanakan pada 2 Juni – 2 Juli oleh Taruna Semester IV Jurusan Nautika berjumlah 136 (seratus tiga puluh enam) Taruna, dan Taruna Semester IV Jurusan Teknika berjumlah 136 (seratus tiga puluh enam) orang yang akan masuk kampus mulai 4 Juli 2021 dan meninggalkan kampus tanggal 30 Juli 2021.Selain simulasi dan pemantauan sarana dan prasarana, STIP Jakarta juga menggelar kegiatan webinar dengan tema “Kesiapan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Dalam Menghadapi Kegiatan Belajar ” yang menghadirkan narasumber Kepala Satpol PP Jakarta Utara selaku Sekretaris Gugus Covid 19 Jakarta Utara, Drs. Yusuf Majid, M. Si., dan dokter STIP, dr. Riri Anita Agustie D.Ediyanto
Sekjen Kemenhub Memantau Secara Langsung Simulasi Dalam Rangka Persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (BKM) Di STIP (sekolah tinggi ilmu pelayaran)
