Pulihkan Sektor Pariwisata, Dispar Sulteng Gelar Workshop Event di Kota Luwuk

Judul Halaman
%%footer%%

BANGGAI, MPI_Dalam rangka memulihkan sektor pariwisata di Sulawesi Tengah (Sulteng), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng melalui Dinas Pariwisata menggelar Workshop Event tahun 2021 di Kota Luwuk, pada awal minggu kedua bilan November ini.

Event yang digelar disalah satu hotel di kawasan Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, ini diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari delapan Kabupaten dan satu Kota se-Sulteng.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka, workshop event yang dihadiri para Kadis Pariwisata se-Sulteng tersebut menghadirkan nara sumber dari korator Event Kementrian Pariwisata (Kemenpar), yakni Heru Matayam, curator KEN di Kemenpar; Dhalia, penyelenggara Event Yogya Heritage Walk; Zulkifli Pagessa, yang penyelenggara event seni dan Budaya dari yayasan Bahasuan Institute, dan Nona, praktisi pemasaran event.

Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka, saat membuka secara resmi gelar Workshop Event di Kota Luwuk

Pada kesempatan tersebut, Kadispar Sulteng, Drs. I Nyoman Sriadijaya, menyampaikan apresiasi kepada para nara sumber yang memberikan pencerahan dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan penyelenggaraan event-event pariwisata di provinsi Sulteng.

Ia mengatakan saat ini Pemprov Sulteng tengah bekerja keras untuk menata kembali seluruh sektor pariwisata yang terdampak bencana gempa dan bencana covid-19.

“Pelaksanaan workshop ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kembali sektor pariwisata di Sulteng. Event merupakan salah satu jenis atraksi wisata, alat promosi dan alat evaluasi kesiapan aksesibilitas, sarana prasarana dan atraksi wisata yang mendukung,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini kualitas event yang digelar di Sulteng masih jauh dari yang diharapkan. Karena tidak sedikit event-event pariwisata yang tidak lagi relevan dengan trend pariwisata sekarang dan masih mereplikasi gagasan event 20 atau 30 tahun lalu.

“Bahkan tidak sedikit event yang “heboh” tapi tidak menyasar tujuan dan target pasar yang jelas. Sehingga tidak dapat mencapai tujuan-tujuan kepariwisataan seperti branding, advertising dan penjualan produk wisata,” tandasnya.

Disaat yang sama, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka, menyampaikan Kabupaten Banggai saat ini juga tengah berupaya untuk menata pembangunan dari sektor unggulan, termasuk diantaranya adalah pembangunan sektor kepariwisataan.

Berbagai potensi yang dimiliki, lanjutnya, dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif destinasi keanekaragaman kekayaan budaya, seni, keindahan alam dan berbagai potensi lainnya, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk berkunjung dan bahkan berinvestasi di Kabupaten Banggai.

“Selaku pemimpin daerah, kami sangat bertekad dalam membangun daerah Kabupaten Banggai dengan program-program pembangunan demi kemajuan pembangunan dan perkembangan kesejahteraan masyarakat seutuhnya,” pungkasnya.(dewi)


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan