Kadisporapar Wakili Bupati Tegal di Puncak Tasyakuran Ruwat Bumi Desa Rembul

TEGAL, MEDIAPATRIOT.CO.ID – Suasana senja di kawasan wisata Lembah Rembulan, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Senin (15/7/2025) sore, terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Ribuan warga, tua-muda, pria-wanita, dari berbagai penjuru desa dan kecamatan sekitar, tumpah ruah memadati kawasan itu. Mereka datang bukan hanya untuk berkumpul dan bersilaturahmi, tapi juga menyatukan niat dan hati dalam satu tujuan luhur: tasyakuran dan ruwat bumi, sebagai ungkapan syukur atas berkah alam dan rezeki dari Sang Pencipta.

Acara tahunan yang telah menjadi bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat Rembul ini bertajuk “DuT Bumi Desa Rembul”, singkatan dari Duwurke Tradisi Bumi. Tahun ini, penyelenggaraannya berlangsung meriah, tertib, dan penuh makna. Berbagai elemen masyarakat terlibat langsung: dari kelompok RT-RW, karang taruna, seniman lokal, tokoh agama, tokoh adat, hingga pelaku wisata dan legislatif.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Hadir mewakili Bupati Tegal, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Kabupaten Tegal, Drs. Uwhes Quroni, ST., yang menyampaikan sambutan penuh apresiasi terhadap masyarakat dan pemerintah desa Rembul.

“Saya mewakili Ibu Bupati Tegal menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas inisiatif luar biasa masyarakat Desa Rembul. Mayoritas penduduk desa ini adalah petani sayuran dan buah-buahan, dan acara ini merupakan manifestasi dari kesadaran spiritual sekaligus bentuk pelestarian budaya yang patut dicontoh,” tutur Quroni dalam sambutannya dari atas panggung utama Lembah Rembulan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ruwat bumi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk nyata dari potensi local genius yang harus dijaga agar hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan tetap harmonis. “Kami di Pemkab Tegal berkomitmen mendukung kegiatan berbasis budaya seperti ini. Desa Rembul memiliki modal besar berupa kekayaan alam dan kekompakan sosial. Ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” imbuhnya.


Lembah Rembulan: Simbol Wisata, Warisan Budaya

Rembul dikenal sebagai desa wisata yang kaya dengan nilai-nilai lokal dan keindahan alamnya. Lembah Rembulan yang menjadi pusat acara hari itu adalah salah satu ikon wisata desa yang perlahan mulai dikenal publik. Dalam sambutannya, Kadisporapar juga menekankan pentingnya branding dan promosi agar Lembah Rembulan bisa menarik lebih banyak wisatawan.

“Potensi lokal ini harus terus digali dan dikemas secara kreatif. Wisata budaya seperti ini bisa menjadi magnet ekonomi baru bagi masyarakat. Viralkan, dokumentasikan, dan ceritakan keindahan serta makna yang ada di desa ini, agar makin banyak yang berkunjung,” ujar Quroni dengan semangat.


50 Tumpeng, Arak-arakan, dan Kebo Bule

Puncak acara ruwat bumi ditandai dengan arak-arakan 50 tumpeng yang dibawa warga mewakili seluruh RT dan RW di desa. Tumpeng-tumpeng tersebut bukan sekadar simbol syukur, tapi juga wujud partisipasi dan gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan sosial masyarakat Rembul.

Sebelum puncak acara, ritual penyembelihan “Kebo Bule” telah dilaksanakan sebagai bentuk sesaji sedekah bumi, yang diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur. Kebo Bule ini merupakan sumbangan dari tokoh masyarakat Tegal, Haji Pandi, yang dikenal luas karena kiprahnya dalam pelestarian budaya lokal.

Kepala Desa Rembul, Ir. H. Effendi, menyampaikan terima kasih dan apresiasinya terhadap semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan semua unsur masyarakat, baik dari dalam maupun luar desa, acara ruwat bumi tahun ini berlangsung lancar dan meriah. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pak Haji Pandi, juga dari DPRD Kabupaten Tegal, Adepsi, dan seluruh warga yang telah bahu membahu,” ujarnya.

Ia juga berharap acara ini bisa menjadi momentum untuk membangun citra positif Desa Rembul sebagai desa yang menjaga tradisi, namun juga siap berkembang ke arah pariwisata berbasis budaya. “Kami selalu mengangkat semangat dari warisan leluhur, yaitu pepatah ‘Ki Tunggul Wulung’. Semoga Desa Rembul makin maju, sejahtera, dan harmonis,” kata Effendi.


Kehadiran Tokoh dan Iringan Seni Tradisional

Acara tasyakuran ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Tegal, Ibu Lestari dari Fraksi PKB, jajaran Forkopimcam Kecamatan Bojong yang dipimpin langsung oleh Camat Domori, perwakilan organisasi kepemudaan dan keagamaan, serta tokoh adat dari desa-desa tetangga.

Semaraknya acara semakin lengkap dengan penampilan drumband Banser, pertunjukan gamelan tradisional, serta tembang-tembang campursari yang dinyanyikan oleh seniman lokal. Bahkan, di tengah gerimis yang sempat turun sore itu, sejumlah pemuda dan warga tampak berjoged bersama, larut dalam suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan.

Uniknya, hujan yang sempat mengguyur kawasan tersebut seolah memberi nuansa spiritual tersendiri. Setelah doa bersama dipanjatkan, hujan perlahan reda dan hanya menyisakan rintik gerimis. “Seakan alam pun ikut merestui,” kata seorang sesepuh desa yang turut hadir di sisi panggung.


Kearifan Lokal untuk Masa Depan

Ruwat bumi bukan sekadar tradisi, tetapi juga refleksi dari nilai-nilai kebersamaan, penghargaan terhadap alam, dan spiritualitas masyarakat pedesaan. Desa Rembul menjadi contoh nyata bahwa kearifan lokal tidak bertentangan dengan kemajuan. Justru, jika digali dengan baik, ia dapat menjadi sumber daya sosial dan ekonomi yang besar.

Harapannya, acara seperti ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tapi juga masuk dalam kalender pariwisata daerah. Dengan dukungan promosi digital, kolaborasi dengan pelaku wisata, serta keterlibatan generasi muda, tradisi bisa terus hidup dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Rembul hari ini telah membuktikan bahwa semangat gotong royong, budaya, dan iman masih menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang maju dan berdaya.

Reporter: Nurdibyo
Foto: Dokumentasi Panitia Ruwat Bumi Rembul




Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini:DAFTAR WARTAWAN>>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita yang cepat dan akurat kepada masyarakat Indonesia, khususnya dalam bidang sosial, hukum, budaya, pemerintahan, dan berbagai isu strategis lainnya.
Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik sesuai pedoman Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.
Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita-berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks. Kami percaya bahwa informasi yang sehat adalah pilar utama demokrasi dan kemajuan bangsa.
Tim redaksi kami terdiri dari wartawan-wartawan berpengalaman yang mengedepankan prinsip keberimbangan, cek fakta, dan validasi sumber dalam setiap pemberitaan. Kami juga membuka ruang partisipasi publik melalui opini dan laporan warga yang dikurasi secara profesional.
Mediapatriot.co.id juga menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah, swasta, dan komunitas untuk mendorong literasi digital serta pemberdayaan masyarakat melalui media.
Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar