Keluarga Besar PT Sinergi Perkebunan Nusantara Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

Judul Halaman
%%footer%%

Morowali Utara, mediapatriot.co.id – Setiap tanggal 1 Oktober diperingati Hari Kesaktian Pancasila. Momen bersejarah ini penuh arti bagi rakyat Indonesia terutama pada tahun 1965.

Direktur PT SPN, Andi Arwan AP mengatakan, Peringatan nasional untuk Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Hal itu memberikan bekas mendalam untuk bangsa Indonesia.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Masyarakat Indonesia perlu mengenang peristiwa di balik ditetapkannya Hari Kesaktian Pancasila sebagai peringatan bersejarah yang dirayakan setiap tahun. Inilah sejarah hingga contoh ucapan yang bisa dibagikan ke media sosial.Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila

Dilansir buku Pancasila milik Hairul Amren Samosir, Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan pada perjuangan pahlawan revolusi. Enam orang perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat gugur karena peristiwa G30S/PKI.

Kejadian tersebut berlangsung selama satu malam, tepatnya pada 30 September hingga 1 Oktober 1965. Pemberontakan melibatkan Pasukan Cakrabirawa dan juga anggota PKI yang dipimpin oleh Dipa Nusantara (DN) Aidit.

Awalnya, PKI ingin menggulingkan Presiden Soekarno dan merebut tahta pemerintahan Indonesia. Mereka juga mau mengubah dasar negara Pancasila menjadi komunis. Terjadilah penculikan dan pembunuhan terhadap 7 perwira TNI.

Mayat ketujuh perwira ditemukan pada 4 Oktober 1965 di sebuah sumur dengan kedalam 12 meter. Kini, lokasi penemuan mayat dikenal dengan nama Lubang Buaya yang terletak di Jakarta Timur.

Mereka adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Harjono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

Selain daripada ketujuh perwira, ada satu anak yang menjadi korban pembunuhan. Ia adalah putri bungsu Jenderal Abdul Haris Nasution dan Kohana Sunarti bernama Ade Irma Suryani.

PKI menginginkan perubahan dasar negara dari Pancasila menjadi komunisme. Pemerintah berupaya menggagalkan rencana PKI dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Hal itu menjadi latar belakang Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober.

Untuk itu, kita sebagai masyarakat Indonesia patut memperingati Hari Nasional ini untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang mati- matian demi mempertahankan kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia. “Ujar Andi Arwan”.


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan