Samosir, MediaPatriot.co.id — Kabupaten Samosir tengah menghadapi kemarau panjang yang berlangsung sejak pertengahan tahun 2025. Curah hujan yang rendah dalam beberapa bulan terakhir membuat wilayah ini mengalami kekeringan parah, berdampak langsung pada ketersediaan air bersih, sektor pertanian, dan kehidupan masyarakat di sekitar Danau Toba.
Beberapa wilayah yang sebelumnya menjadi lumbung pangan kini mengalami penurunan produksi drastis. Tanaman jagung, kopi, dan padi gagal panen karena tanah mengeras dan sumber irigasi mengering. Petani di Kecamatan Pangururan dan Harian mengaku sudah tiga kali menanam namun tidak satu pun berhasil tumbuh maksimal.
“Air dari parit dan sungai kecil sudah kering total. Kami sudah tidak sanggup lagi menyiram tanaman setiap hari,” ujar Maruli, petani di Desa Huta Tinggi, kepada Media Patriot, Rabu (8/10/2025).
Tak hanya lahan pertanian, krisis air bersih juga meluas ke permukiman warga. Beberapa sumur bor dan mata air yang selama ini menjadi tumpuan hidup warga mulai surut. Di Desa Pardugul.(PM)

