Kota Bekasi, MPN
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, belum lama ini melakukan peninjauan langsung ke TPA Sumurbatu. Kunjungan ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan terkait keterlambatan layanan angkut sampah kepada warga yang disebabkan oleh antrian panjang di TPA Sumurbatu Kota Bekasi.
Dalam kunjungannya tersebut, Kiswatiningsih berencana menetapkan status darurat pengelolaan sampah TPA Sumurbatu. Dia menilai pengelolaan sampah di TPA Sumurbatu sudah tidak optimal.
“Makanya kemarin saya cek ke TPA, nanti duduk bareng dengan OPD terkait dulu untuk penetapannya, khususnya BPBD,” ujar Kiswatiningsih, yang mengakui rencana penetapan status tanggap darurat untuk menangani kondisi TPA Sumurbatu.
Dalam peninjauan yang didampingi Kepala UPTD TPA Sumurbatu tersebut, ia langsung memberikan arahan teknis. Langkah perbaikan yang diperintahkan mencakup perapihan zona pembuangan dan pengaturan ulang jalur masuk armada untuk memperlancar arus truk sampah.
Sebagai solusi jangka panjang, DLH Kota Bekasi menggalakkan penerapan sistem sanitary landfill. Metode ini dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan dengan proses penimbunan, pemadatan, dan penutupan sampah menggunakan tanah harian.
Penerapan sanitary landfill diharapkan dapat mengendalikan pencemaran serta mengelola cairan lindi (leachate) secara lebih efisien. Upaya ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah berkelanjutan yang sedang digodok Pemkot Bekasi untuk mengatasi masalah mendasar di TPA Sumurbatu. (Mul)
