Papua Barat — Kepedulian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni terhadap korban konflik bersenjata di wilayah Moskona Utara patut diapresiasi. Melalui aliansi mahasiswa, mereka menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan untuk membantu warga yang mengungsi akibat kontak tembak antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan aparat TNI.
Aksi kemanusiaan tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat Teluk Bintuni.
“Penggalangan dana ini merupakan bentuk solidaritas kami untuk membantu korban pengungsian akibat kontak tembak antara KKB dan aparat TNI,” kata koordinator aksi kepada Media Patriot, Sabtu (25/10/2025).
Kegiatan penggalangan dana dipusatkan di area Pasar Lampu Merah Bintuni, lokasi yang dinilai strategis untuk memudahkan partisipasi masyarakat Teluk Bintuni dalam memberikan bantuan.
Dalam aksi tersebut, aliansi mahasiswa berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp11.050.000 (sebelas juta lima puluh ribu rupiah). “Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan ke Posko Pengungsian yang terletak di belakang POM Tisay,” ujar koordinator lapangan aksi tersebut.
Aliansi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Teluk Bintuni juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Bintuni atas kepedulian dan partisipasinya dalam meringankan beban para korban konflik.
(Arsyad:mediapatriot.co.id)
