SUKABUMI -Menurut Pendiri sekaligus pengelola Desa Wisata Hanjeli, Asep Hidayat Mustofa,
menuturkan,Rabu (29/10/2025). Dulu Hanjeli dipandang sebelah mata sebagai komoditi yang tidak memiliki nilai, bahkan keberadaannya sama sekali tidak diperhitungkan. 

Dari sesuatu yang tidak ada nilainya akhirnya kami create menjadi sebuah karya memiliki nilai yang luar biasa.
Hanjeli yang kami kelola hari ini memiliki peran penting sebagai aset penelitian/laboratorium nasional sebagai warisan yang bisa di rasakan dikalangan akademisi atau di Universitas.
Dengan konsep pentahelix kami coba meracik, bagaimana hanjeli bukan hanya bicara tentang pelestarian saja tapi ada diversifikasi atau produk turunan yang bisa kita rasakan bersama, termasuk diversifikasi kaitan Edukasi Wisata yang dikenal sebagai Desa Wisata Hanjeli.
Peran akademisi bagi kami sangat penting karena ini bagian yang vital dalam segala hal apalagi semua kegiatan ,semua penelitian adalah bagian dari kajian ilmiah.
Kami sangat beruntung bisa menyertai para akademisi untuk terus berkolaborasi agar menghasilkan karya, inovasi termasuk luaran untuk publik Jurnal dan lain-lainnya.
Terima kasih atas segala kolaborasinya sehingga kami hingga saat ini terus bisa berdiri dengan baik dan semangat.
Sebagai catatan, saat ini di tempat kami sedang ada Penelitian skripsi S1 dari UMMI Sukabumi, Universitas Terbuka dan Penelitian Doktoral S3 dari Sekolah Bisnis IPB University,
jelasnya.
Reporter: Nana Supriatna
Kepala Biro: Sopandi
Editor: Hamdanil Asykar



















