Anggota DPR RI H. Ajbar dari Fraksi PAN Apresiasi Pelantikan Pejabat Eselon II Mamasa: Momentum Perkuat Tata Pemerintahan yang Efektif


MAMASA, mediapatriot.co.id — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Ajbar Abdul Kadir, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang secara resmi melantik 26 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamasa pada Senin, 10 November 2025.

Menurut Ajbar, pelantikan tersebut bukan sekadar agenda rotasi jabatan biasa, melainkan langkah strategis dalam memperkuat sistem birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. Ia menilai, kebijakan ini menunjukkan arah baru pemerintahan Mamasa yang mulai menata manajemen sumber daya aparatur berdasarkan kompetensi dan integritas, bukan semata kedekatan personal.

“Saya menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Jabatan ini bukan sekadar simbol kedudukan, tetapi amanah besar dari rakyat yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat Mamasa,” ujar Ajbar saat dikonfirmasi, Selasa (11/11/2025).

Dorongan untuk Birokrasi yang Efektif dan Transparan

Politisi PAN tersebut menjelaskan bahwa pelantikan pejabat tinggi pratama hasil job fit merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Menurutnya, sistem job fit mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menjalankan prinsip meritokrasi, di mana jabatan diberikan kepada mereka yang benar-benar memenuhi kualifikasi dan menunjukkan kinerja optimal.

“Kebijakan berbasis job fit ini menunjukkan arah baru birokrasi Mamasa yang semakin profesional dan terbuka. Saya berharap para pejabat yang dilantik mampu menjawab harapan masyarakat dengan kerja nyata, kolaboratif, dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Ajbar menilai, keberanian Bupati Welem Sambolangi untuk menerapkan mekanisme seleksi ketat menunjukkan komitmen terhadap pembenahan birokrasi di tingkat daerah. Dalam pandangannya, langkah tersebut akan menciptakan budaya kerja yang lebih sehat, menghindarkan birokrasi dari praktik nepotisme, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

Integritas Sebagai Fondasi Pelayanan Publik

Ajbar menekankan bahwa integritas merupakan faktor paling penting bagi seorang pejabat publik. Tanpa integritas, kata dia, kecerdasan dan pengalaman tidak akan memiliki arti bagi kemajuan daerah. Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjadi teladan dalam menjalankan tanggung jawabnya.

“Birokrasi yang baik harus dimulai dari pribadi-pribadi yang jujur, disiplin, dan amanah. Saya percaya, dengan kepemimpinan yang tegas dari Bupati Welem dan dukungan aparatur yang berintegritas, Mamasa akan melangkah lebih jauh dalam pembangunan,” tegas Ajbar.

Menurutnya, publik menaruh ekspektasi tinggi kepada pemerintah daerah, terutama dalam mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan adil. Pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu mempercepat proses digitalisasi pelayanan, memperkuat transparansi anggaran, dan memastikan setiap kebijakan berpihak kepada kepentingan rakyat kecil.

Sinergi Eksekutif, Legislatif, dan Masyarakat

Lebih jauh, Ajbar menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menjalankan pembangunan. Ia menyebut, kemajuan daerah tidak akan tercapai jika masing-masing sektor berjalan sendiri-sendiri.

“Sinergi itu kunci. Pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat harus berjalan beriringan. Tidak boleh ada ego sektoral. Semangat membangun Mamasa harus melampaui kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujar Ajbar.

Ia menambahkan, DPR RI siap memberikan dukungan politik dan pengawalan terhadap program pembangunan di Mamasa, terutama yang bersentuhan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ajbar menyebut sejumlah sektor prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal perlu mendapat perhatian khusus dari pejabat baru yang dilantik.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Mamasa, kata Ajbar, masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan akses jalan, dan pengelolaan potensi ekonomi daerah. Ia berharap pejabat yang dilantik dapat bekerja secara sinergis untuk menjawab tantangan tersebut dengan program-program inovatif.

Menurutnya, ke depan pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memaksimalkan potensi sumber daya lokal. Pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan di Mamasa.

“Kita punya potensi besar di Mamasa, terutama sektor pariwisata dan hasil bumi. Tapi semua itu tidak akan berkembang jika birokrasi tidak adaptif dan tidak mampu menyiapkan strategi pembangunan jangka panjang,” kata Ajbar.

Selain itu, ia menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi berkala terhadap kinerja pejabat eselon II yang telah dilantik. Hal ini sejalan dengan kebijakan Bupati Welem Sambolangi yang menerapkan sistem evaluasi triwulanan sebagai tolok ukur kinerja.

“Saya mendukung penuh langkah Bupati Welem yang menekankan evaluasi berbasis kinerja. Ini penting agar setiap pejabat benar-benar bekerja dengan target jelas dan hasil terukur,” ujarnya.

IMG 20251111 WA0015

Momentum Menuju Birokrasi yang Melayani

Pelantikan pejabat eselon II di Mamasa juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan pemerintahan. Ajbar menyebut, pejabat harus menjadi motor penggerak perubahan dan tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata.

Ia menilai, dengan semangat baru ini, Mamasa bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menata birokrasi yang modern dan berorientasi hasil. Birokrasi yang efektif, lanjut Ajbar, adalah birokrasi yang melayani, bukan dilayani.

“Saya percaya, Mamasa akan tumbuh menjadi daerah yang lebih terbuka dan transparan. Jika setiap pejabat bekerja dengan integritas dan visi yang sama, maka pelayanan publik akan jauh lebih baik,” tutur Ajbar.

Di akhir pernyataannya, Ajbar kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung langkah pemerintah daerah dalam mewujudkan tata pemerintahan yang efektif dan berpihak pada rakyat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal baru. Saatnya membangun Mamasa yang lebih maju, transparan, dan berpihak pada rakyat. Kita semua harus ikut menjadi bagian dari perubahan itu,” pungkasnya.

Laporan: ROMAN | Editor: Redaksi mediapatriot.co.id