Jakarta, MediaPatriot.co.id — Financial Wisdom Academy (FWA) sukses menyelenggarakan Bedah Buku “Uang & Emosi: Siapa Kendalikan Siapa?” yang mengupas pentingnya kecerdasan emosional dalam pengambilan keputusan finansial. Acara yang sarat makna ini digelar di Perpustakaan Jakarta, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, pada Minggu, 9 November 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi keuangan, hingga generasi muda yang antusias mempelajari hubungan antara emosi, perilaku, dan manajemen keuangan pribadi.
Hadir sebagai narasumber utama, Idayanti Sudiro, CFP, QFE, QFC, EPC, selaku Founder of Financial Wisdom & Holistic Living Academy, bersama Drs. Lahyanto Nadie, M.Si, Chairman Pustaka Kaji, serta panitia dan peserta lainnya.
Dalam paparannya, Idayanti Sudiro menjelaskan bahwa acara ini mengulas buku Financial Wisdom with Emotional Intelligence, yang menekankan bagaimana perilaku keuangan seseorang sangat dipengaruhi oleh kondisi emosional dan psikologisnya.
“Hari ini kita membahas tentang enam area perencanaan keuangan, sekaligus mengaitkannya dengan emosi yang memengaruhi setiap aspek tersebut. Karena sejatinya, keputusan finansial yang bijak tidak hanya soal angka, tapi juga tentang bagaimana kita mengelola perasaan,” ujar Idayanti.
Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena generasi muda dan “sandwich generation” yang kerap menghadapi tekanan finansial akibat gaya hidup konsumtif dan tanggung jawab ekonomi ganda terhadap keluarga.
“Banyak anak muda yang masih sulit mengatur gaya hidup — mulai dari kebutuhan healing hingga belanja barang-barang keinginan. Padahal, ada banyak ruang yang sebenarnya bisa dihemat jika kita lebih sadar akan prioritas,” tambahnya.
Menurut Idayanti, sebagian besar orang berfokus pada cara memperoleh uang dan mencari investasi terbaik, namun sering lupa bahwa kunci kesejahteraan finansial justru terletak pada kemampuan mengelola dan mengendalikan emosi terhadap uang.
Ia juga memaparkan beberapa teknik sederhana untuk melatih kesadaran diri dan pengendalian emosi, seperti latihan pernapasan, mindfulness, membuka hati, serta menjaga postur tubuh positif, yang terbukti membantu seseorang membuat keputusan finansial dengan lebih jernih.
“Harapan saya, masyarakat tidak hanya belajar mencari uang, tetapi juga belajar mengelola uang dengan bijak. Dan untuk bisa mengelola uang dengan benar, kita perlu memahami emosi yang menyertainya. Di situlah letak keseimbangan antara kecukupan finansial dan kesejahteraan batin,” tutupnya.

Sementara itu, Drs. Lahyanto Nadie, M.Si, selaku Chairman Pustaka Kaji, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif FWA dalam menghadirkan literasi keuangan yang berpadu dengan penguatan mental dan emosional.
“Buku dan acara seperti ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat modern saat ini. Banyak orang pandai mencari uang, namun belum tentu mampu mengelolanya dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih. Kegiatan seperti ini membantu membuka kesadaran baru bahwa kesejahteraan tidak hanya tentang angka di rekening, tetapi juga tentang keseimbangan diri,” ujar Lahyanto.
Ia juga menegaskan bahwa Pustaka Kaji akan terus mendukung kegiatan literasi yang mendorong masyarakat untuk berpikir kritis, hidup seimbang, dan mengambil keputusan finansial yang bijak berbasis nilai kemanusiaan dan kesadaran diri.
Melalui kegiatan ini, Financial Wisdom Academy berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar memiliki kecerdasan finansial yang holistik — bukan hanya berorientasi pada kekayaan materi, tetapi juga pada keseimbangan mental dan emosional sebagai fondasi hidup yang sejahtera.
(Red Irwan)










