Jum’at.14/11/2025.Pukul.09:15.WIB.
Mediapatriot.co.id|Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kepercayaan publik melalui partisipasinya pada Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi 2025, sebuah rangkaian penilaian yang digelar untuk menguji sejauh mana badan publik menerapkan prinsip transparansi sesuai amanat Undang–Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Dalam forum yang dihadiri para ahli keterbukaan informasi, akademisi, serta jurnalis dari berbagai media nasional, Polri akan memaparkan strategi, capaian, hingga inovasi teknologi yang dikembangkan untuk memastikan akses informasi yang lebih luas, cepat, dan akuntabel bagi masyarakat.
Melalui uji publik ini, Polri membuka ruang dialog yang konstruktif, sekaligus mengundang penilaian objektif dari para pakar terkait praktik keterbukaan yang telah dijalankan.
Langkah ini menegaskan bahwa institusi kepolisian tidak hanya bekerja untuk menegakkan hukum, tetapi juga mengedepankan good governance dalam setiap aspek pelayanan publik.
Inovasi Teknologi untuk Era Informasi Terbuka
Dalam beberapa tahun terakhir, Polri intensif mengembangkan berbagai kanal layanan informasi berbasis digital, termasuk penyempurnaan situs resmi, layanan e-PPID, dashboard informasi publik, serta integrasi data berbasis teknologi informasi.
Implementasi sistem tersebut dirancang agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat, tepat, dan andal tanpa proses birokrasi yang bertele-tele.
Selain itu, Polri juga memperkuat standar pelayanan informasi dengan menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, membangun sistem pengelolaan dokumentasi yang lebih modern, dan menyediakan kanal aduan yang responsif untuk memenuhi hak publik atas informasi yang kredibel.
Transparansi sebagai Fondasi Kepercayaan Publik
Partisipasi Polri dalam Uji Publik Monev Keterbukaan Informasi 2025 bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan wujud nyata kesungguhan institusi dalam membangun hubungan yang lebih terbuka dengan masyarakat.
Keterbukaan informasi dinilai sebagai salah satu pijakan penting untuk membangun kepercayaan kolektif, terutama di tengah tuntutan publik terhadap institusi negara yang semakin transparan, profesional, dan berintegritas.
Dengan tampil dalam forum uji publik, Polri menunjukkan kesiapan untuk dievaluasi, dikritisi, dan diperbaiki demi peningkatan kualitas pelayanan.
Sikap ini sekaligus memberi pesan bahwa Polri ingin terus bertransformasi menjadi institusi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mengedepankan pelayanan prima.
Menuju Polri yang Lebih Akuntabel
Uji publik ini diharapkan menjadi
momentum untuk semakin menguatkan praktik keterbukaan informasi di tubuh Polri.
Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaatnya secara langsung melalui akses informasi yang semakin mudah, transparan, dan bertanggung jawab.
Dengan langkah ini, Polri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi yang terus belajar, berbenah, dan membuka diri—bukan hanya dalam pengamanan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun budaya transparansi demi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik dan berkeadaban.
(Redaksi|Mediapatriot.co.id|Kabiro Langkat).










