Bekasi – Puluhan murid Taman Kanak-Kanak (TK) melakukan kunjungan edukatif ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi. Kedatangan para siswa yang didampingi guru disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, dalam suasana penuh keakraban. 
Setibanya di lokasi, para murid memasuki ruangan BPBD untuk mempelajari berbagai peralatan penanggulangan bencana, termasuk perlengkapan menghadapi banjir dan kebakaran. Anak-anak juga diajak melihat secara langsung bagaimana petugas bekerja serta menyaksikan simulasi dasar yang dapat membantu mereka memahami tindakan awal ketika menghadapi situasi darurat.
“Assalamuallaikum, selamat belajar anak-anakku. Nanti ada kakak-kakak yang menemani untuk mempelajari segala hal tentang kebencanaan. Nanti sama-sama belajar dan naik perahu karet,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat menyambut para siswa.
Kegiatan edukasi ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, terutama dalam mengenal alat keselamatan, memahami lingkungan pemerintah, dan mengetahui peran BPBD dalam penanganan bencana. Para siswa terlihat antusias ketika mencoba praktek mendayung perahu karet yang disiapkan petugas sebagai bagian dari pengenalan peralatan banjir.
Wawali Abdul Harris Bobihoe menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi sarana positif untuk membangun kesadaran mengenai mitigasi bencana sejak usia dini. Menurutnya, edukasi kebencanaan tidak hanya penting bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak agar mereka memahami tindakan dasar ketika kondisi darurat terjadi.
“Saya sangat bahagia dan bangga dengan anak-anak kita ini. Dengan kunjungan ini anak-anak TK lebih tahu di mana perkantoran Pemerintah Kota Bekasi dan kantor BPBD,” katanya.
Suasana hangat terlihat sepanjang kegiatan. Canda ringan dari Wawali dan para pegawai BPBD menambah semarak suasana, membuat anak-anak merasa nyaman dan berani bertanya mengenai berbagai peralatan yang mereka lihat. Interaksi tersebut menjadi momen pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat sejak usia dini.
Wawali Abdul Harris Bobihoe berharap kehadiran mereka dapat menumbuhkan rasa ingin tahu serta kepercayaan diri generasi muda Kota Bekasi untuk terus belajar dan menjadi bagian dari pembangunan daerah.
“Menjadi anak-anak yang membanggakan orangtua, agama, dan bangsa. Mengharumkan nama Kota Bekasi di masa mendatang. Kunjungan ini juga sebagai edukasi kepada anak-anak kita,” tutupnya. (Ez/Dokpim)










