Senin.17/11/2025.Pukul.17:00.WIB.
Mediapatriot.co.id|Langkat — Sumatera Utara – Fakultas Tarbiyah Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat kembali menegaskan posisinya sebagai ruang intelektual yang aktif membangun gagasan-gagasan strategis bagi kemajuan pendidikan Islam.
Hal ini tampak melalui pelaksanaan Seminar bertema “Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Sistem Manajemen Pendidikan Modern” yang berlangsung pada Senin, 17 November 2025 di Ruang IJM Langkat.
Kegiatan ilmiah tersebut menghadirkan tiga narasumber dari lingkungan akademik yang selama ini fokus meneliti isu-isu manajemen pendidikan Islam kontemporer.
Dengan pendekatan diskursif yang sistematis, seminar ini diharapkan mampu memperluas horizon pemikiran mahasiswa serta memperkuat fondasi keilmuan di lingkungan Fakultas Tarbiyah.
Mengukuhkan Identitas Pendidikan Islam di Tengah Modernitas
Wakil Rektor II IJM Langkat, Dra. Hj. Usmaidar, M.Pd, saat membuka acara menegaskan bahwa keberhasilan dunia pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem manajemen, tetapi juga oleh kemampuan lembaga dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara komprehensif.
Menurutnya, integrasi nilai keislaman adalah “fondasi peradaban” yang membentuk insan berilmu, berkarakter, dan berdaya saing global.
Beliau menambahkan bahwa pendidikan Islam modern idealnya tidak terjebak pada dikotomi klasik–modern, melainkan memadukan keduanya secara harmonis agar mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan identitas keilmuan.
Membaca Tantangan dan Merumuskan Peluang
Narasumber pertama, Dr. Novita Sari, M.Pd, memaparkan materi bertajuk “Tantangan dan Peluang Integrasi Nilai Islam dalam Sistem Pendidikan Modern”.
Ia menyampaikan bahwa globalisasi dan digitalisasi menghadirkan tantangan serius bagi lembaga pendidikan Islam, mulai dari penetrasi budaya luar hingga perubahan pola belajar mahasiswa.
Namun, di balik tantangan itu terdapat peluang besar: penguatan identitas keilmuan Islam melalui inovasi kurikulum, peningkatan kemampuan literasi digital, serta pengembangan model pembelajaran yang inklusif dan adaptif.
Manajemen Mutu Berbasis Akhlak dan Budaya Ilmiah
Narasumber kedua, Dr. H. Muamar Al Qadri, M.Pd, menguraikan bagaimana penerapan prinsip manajemen mutu dalam pendidikan Islam harus disinergikan dengan pembinaan akhlak dan budaya ilmiah.
Menurutnya, mutu dalam perspektif Islam tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari konsistensi perilaku etis, integritas, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran dan kebermanfaatan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pimpinan lembaga, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam membangun sistem pendidikan yang kredibel dan bermartabat.
Nilai Tradisi dan Arus Modernitas di Yaman
Wawasan global turut diperkaya melalui pemaparan
narasumber ketiga, Sabrina Ludini Sembiring, B.A., mahasiswi S1 Universitas Al-Ahgaff, Hadramaut–Yaman.
Dalam subtema “Manajemen Pendidikan Islam di Yaman: Antara Tradisi dan Modernitas”, ia menjelaskan bagaimana lembaga pendidikan Islam di Yaman tetap memelihara tradisi ilmiah klasik seperti halaqah, talaqqi, dan pendalaman kitab turats, sembari mengadopsi pendekatan manajemen pendidikan modern.
Model ini, menurutnya, dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan di Indonesia untuk membangun keseimbangan antara warisan keilmuan dan tuntutan global.
Pesan Penguatan Atmosfer Intelektual
Ketua Yayasan Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, Dr. H. Muhizar Muchtar, M.S., melalui pesan yang disampaikan kepada panitia, memberikan apresiasi sekaligus motivasi agar kegiatan ilmiah seperti seminar ini terus ditingkatkan.
Ia menegaskan bahwa atmosfer intelektual harus menjadi identitas kampus, terutama bagi Fakultas Tarbiyah yang mempersiapkan calon-calon pendidik Islam.
Kegiatan Tersusun Rapi oleh Civitas Akademika
Seminar dipandu oleh Aisyamira Putri Ilma sebagai MC merangkap moderator.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Muhammad Syukron, sementara doa penutup dipimpin oleh M. Ade Ridwan. Kegiatan ini diketuai oleh Randi Nofansa Nst yang memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif.
Mencetak Mahasiswa Pendidik Islam yang Adaptif
Kegiatan yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa Tarbiyah untuk memahami bahwa menjadi pendidik Islam di era modern membutuhkan kecakapan manajerial, keluasan wawasan, serta keteguhan nilai.
Fakultas Tarbiyah IJM Langkat berharap seminar ini mampu menjadi titik tolak penguatan mutu pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan integritas moral.
Dengan komitmen ini, IJM Langkat menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang siap melahirkan generasi pendidik Islam yang visioner, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam dinamika global.
Oleh : Dr. H. Muamar Al Qadri, M.Pd
(Ramlan|Mediapatriot.co.id|Kabiro Langkat)
