Subang, Selasa (25/11/2027) — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR, S.IP menghadiri acara penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kegiatan berlangsung di dalam gerbong Kereta Api Inspeksi (KAIS) pada perjalanan dari Stasiun Purwakarta menuju Stasiun Gambir.





Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin langsung perjalanan dan agenda penandatanganan tersebut. Ia turut didampingi para kepala daerah dari berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Barat, termasuk Bupati Subang Kang Rey.
“Pada hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Barat, disaksikan Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia Komjen Pol (Purn) Suntana, berkomitmen menjalin kerja sama dengan PT KAI,” ujar Gubernur.
Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa peningkatan kerja sama ini bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, sehingga mobilitas masyarakat, wisatawan, arus barang, dan perekonomian dapat bergerak semakin cepat dan efisien.
Gubernur Dedi Mulyadi menandatangani beberapa poin kerja sama strategis antara Pemprov Jawa Barat dan PT KAI, di antaranya:
- Peluncuran Kereta Wisata Jakarta–Cianjur
Jalur akan melewati Bogor–Sukabumi hingga Cianjur dengan nama kereta “Jaka Kelana,” yang berarti laki-laki pengembara. - Gerbong Khusus Hasil Pertanian dan Perdagangan
Menghubungkan rute Tasikmalaya hingga Jakarta. Sebelumnya layanan ini telah tersedia dari Cirebon, Indramayu, dan Subang menuju Jakarta. - Kereta Kilat Pajajaran
Transportasi cepat rute Jakarta–Bandung dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Jangka panjangnya, jalur akan diperluas hingga Banjarnegara melalui Tasikmalaya. - Pengembangan Transportasi Kereta Listrik (KRL)
Untuk rute Padalarang hingga Cicalengka. - Transportasi Publik Terintegrasi Jabodetabek Plus
Pengembangan rute Bogor–Tangerang–Bekasi dengan harapan dapat diperluas hingga Karawang.
Bupati Subang Kang Rey menyaksikan langsung prosesi penandatanganan kerja sama tersebut bersama para kepala daerah lainnya. Kerja sama ini diharapkan mempercepat pengembangan jaringan transportasi kereta api di wilayah Jawa Barat, termasuk jalur strategis Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur.
(M Rahmat)




















Komentar