mediapatriot.co.id | Kota Bekasi | Berita Terkini –
Pemerintah Kota Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat. Pada Rabu, 26 November 2025, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan beroperasinya Puskesmas Jatirangga dan Puskesmas Jatiraden. Kehadiran dua fasilitas kesehatan baru tersebut merupakan bagian dari upaya strategis memenuhi target pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi.




Penguatan pelayanan kesehatan dasar menjadi salah satu fokus utama Pemkot Bekasi dalam beberapa tahun terakhir. Melalui RPJMD, pemerintah menargetkan setiap kelurahan memiliki fasilitas puskesmas yang dapat memberikan layanan kesehatan menyeluruh. Dari total 56 kelurahan, Jatirangga dan Jatiraden kini resmi menjadi kelurahan ke-54 dan ke-55 yang telah memiliki puskesmas sendiri. Artinya, Kota Bekasi hampir mencapai target penuh untuk menyediakan fasilitas kesehatan primer secara merata bagi seluruh wilayah.
Peresmian dua puskesmas ini diharapkan mampu meringankan beban puskesmas rujukan yang selama ini menangani volume pasien cukup tinggi. Dengan adanya tambahan fasilitas layanan kesehatan yang lebih dekat dengan pemukiman warga, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan lebih cepat, efektif, dan efisien tanpa harus menempuh jarak jauh.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemerataan akses, terutama dalam layanan kesehatan dasar yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup warga.
“Dengan berdirinya Puskesmas Jatirangga dan Puskesmas Jatiraden, kita ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki akses yang layak terhadap layanan kesehatan dasar. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen menghadirkan pelayanan yang bermutu, berkualitas, dan merata di seluruh wilayah,” ujar Tri Adhianto.
Lebih lanjut, Wali Kota menambahkan bahwa kehadiran puskesmas baru ini tidak hanya ditujukan sebagai fasilitas kuratif untuk menangani penyakit dan keluhan kesehatan masyarakat. Ia berharap puskesmas-puskesmas tersebut juga menjadi pusat edukasi, pelayanan promotif, dan preventif. Peran ini penting agar masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan ketika sakit, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan pendampingan untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Pembangunan sektor kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan menjadi salah satu orientasi kebijakan Pemkot Bekasi. Sejalan dengan visi “Kota Bekasi Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya,” berbagai program strategis dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mulai dari peningkatan infrastruktur, penyediaan tenaga kesehatan, hingga modernisasi sistem pelayanan melalui teknologi informasi.
Peresmian Puskesmas Jatirangga dan Jatiraden menjadi bukti bahwa pemerintah terus bergerak memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Selain menambah kapasitas layanan kesehatan, fasilitas ini juga dirancang untuk mendukung program kesehatan ibu dan anak, penanganan penyakit menular dan tidak menular, layanan gizi, hingga berbagai kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat.
Antusiasme warga dalam menyambut peresmian ini terlihat dari kehadiran sejumlah tokoh masyarakat, jajaran perangkat daerah, serta unsur tenaga kesehatan yang berharap puskesmas baru dapat menjadi pusat pelayanan yang humanis, ramah, dan mudah diakses. Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan tenaga kesehatan yang memadai, pemerintah optimistis pelayanan kesehatan di wilayah Jatirangga dan Jatiraden akan meningkat secara signifikan.
Dengan pengoperasian dua puskesmas ini, Kota Bekasi selangkah lagi mencapai target pemerataan layanan kesehatan hingga seluruh kelurahan. Pemerintah berkomitmen melanjutkan langkah-langkah penguatan sektor kesehatan sebagai pondasi utama kesejahteraan masyarakat.
(Bon/Dokpim)














Komentar