Mediapatriot.co.id Jakarta 29 November 2025
Bangsa Indonesia adalah sebuah Bangsa Dan Negara Besar diantara negara lain didunia ini yang berada di kawasan Benua Asia dan diapit dua Samudra besar dunia.. Samudra Hindia dan Juga Samudra Pacifik, dengan jumlah penduduk 285 juta orang tersebar di berbagai Propinsi dan Daerah juga tentunya dat dan Kebudayaan daerah serta yang pasti agama yang dianut dianta rakyat Indonesia berbeda dan beraneka ragam pula: Islam, Kristen, Protestan, Hindu Dan Budha Serta Pengsnut Agama Kepercayaan ( Agama yang dilindungi UUD).
Dalam pelaksanaan dilapangan terkadang bahkan seringkali terjadi gesekan antar umat beragama di Indonesia. Dan selalu berhasil diatasi oleh tokoh masyarakat dan pemerintah lokal dan pusat dalam proses Mediasi, sehingga tidak terjadi gesekan yang lebih besar yang bisa mengancam Keamanan Dan Kedaulatan Indonesia secara keseluruhan.
Hal ini didasarkan berkat kesadaran warga atau rakyat Indonesia dalam hal SARA ( SUKU AGAMA RAS) Sudah sangat terbukti dewasa nya Rakyat Indonesia menghindari Hal SARA yang bersifat sangat Sensitif dan wajib dihindari atau di jaga dari segala yang bisa menimbulkan konflik antar umat beragama.
Untuk itu Kementrian Agama Pemerintah) seringkali mengadakan acara Silaturahim anar Tokoh dan Ormas kegiatan di Indonesia untuk menselaraskan kehidupan beragama dan tentunya juga Pemerintah melalui Kementrian Agama RI juga seringkali mengadakan Event Penganugrahan bagi Tokoh dan Ormas juga para insan agama yang sudah berikan kontribusi ke negara dalam menciptakan keselarasan beragama di Indonesia.
Kementerian Agama menganugerahkan Harmony Award 2025 kepada Pemerintah Daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Penghargaan ini menjadi salah satu penanda penting bahwa di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia justru mencatat indeks harmoni tertinggi dalam sejarah, sebagaimana ditegaskan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya.
Menag: Indonesia Mencapai Rekor Harmoni Sepanjang Sejarah
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa capaian harmoni nasional ini bukan hanya prestasi, tetapi amanah besar yang harus dirawat bersama sebagai bangsa.
“Data menunjukkan bahwa kita berada pada tahun indeks harmoni tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Kita harus bersyukur, sekaligus bertanggung jawab untuk memelihara harmoni ini. Tidak mungkin terwujud kerukunan tanpa harmoni, dan harmoni tidak mungkin terwujud tanpa kesediaan kita untuk menerima perbedaan,” tutur Menag di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Toleransi bukanlah upaya menyeragamkan yang berbeda, atau memisahkan yang sama, melainkan kemampuan menjaga kemesraan dan persahabatan di tengah keberagaman.
Menag juga menekankan pentingnya proses pengindonesiaan ajaran agama, budaya lokal, serta pelokalan nilai keindonesiaan agar identitas keagamaan dan kebangsaan bisa berjalan beriringan.
“Saya seratus persen Muslim, seratus persen Indonesia, dan seratus persen Bugis. Umat beragama lain juga dapat menjadi seratus persen beragama sekaligus seratus persen Indonesia. Jika filosofi ini kita pegang teguh, maka selamat tinggal konflik dan welcome harmoni,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Sekjen Kemenag: Penghargaan Ini Pengakuan dan Dorongan untuk Daerah
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa Harmony Award merupakan salah satu kebijakan penting untuk memperkuat ekosistem kerukunan di seluruh Indonesia—sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo yang menempatkan stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Harmony Award bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja nyata Pemda dan FKUB dalam merawat kerukunan. Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan agar mereka terus berinovasi dan memperluas dampak kerukunan hingga ke tingkat paling bawah,” ujar Sekjen.
Penilaian dilakukan melalui skoring instrumen, pemeriksaan dokumen, indeks KUB tahun-tahun sebelumnya, riwayat penyelesaian konflik, hingga visitasi lapangan ke 18 lokasi nomine. Partisipasi tahun ini juga meningkat drastis:
• 31 dari 38 Pemda Provinsi,
• 328 dari 514 Pemda Kabupaten/Kota,
• 35 dari 38 FKUB Provinsi,
• 400 dari 512 FKUB Kabupaten/Kota.
“Kami percaya, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, FKUB, dan masyarakat, Indonesia dapat terus memperkuat harmoni di era baru ini,” tambahnya.
Daftar Penerima Harmony Award 2025
A. Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik
Tingkat Provinsi
1. DKI Jakarta
2. Jawa Tengah
3. DI Yogyakarta
Tingkat Kabupaten
1. Mimika
2. Ciamis
3. Malang
Tingkat Kota
1. Semarang
2. Surakarta
3. Manado
Kontributor : ( Andhika)




Komentar