mediapatriot.co.id. Magetan – Pelaksanaan ujian tulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dalam rangka pengisian sejumlah formasi perangkat Desa Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, berlangsung pada Minggu (30/11/2025) bertempat di SMK Negeri Takeran. Kegiatan seleksi yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan mendapatkan pengamanan serta pemantauan langsung dari unsur Forkopimca Takeran, panitia penjaringan, dan tim IT SMK Negeri Takeran.
Kegiatan ujian berlangsung sebagai bagian dari tahapan resmi penjaringan perangkat desa untuk mengisi kekosongan jabatan Kasi Pemerintahan, Kaur Tata Usaha dan Umum, Kasun Dukuh Jomblang, serta Kasun Dukuh Sumbermulyo. Kekosongan jabatan tersebut diketahui terjadi karena pejabat sebelumnya telah purna tugas sehingga pemerintah desa wajib mengisi ulang formasi guna kelancaran pelayanan publik.
Pelaksanaan ujian tulis sistem CAT ini diawasi langsung oleh Pj Camat Takeran Visco Yuda Arista, SIP, MM; Kapolsek Takeran AKP Agus Sumariyono, SH; Danramil Takeran Kapten Arm Agus Hariyono; Wakapolsek Takeran IPDA Sujito, SE; Sekcam Takeran Wisku Bambang D.H, ST; Kasi Trantib Kecamatan Dwi Hariyanto; Kepala Desa Jomblang H. Mardiljianto beserta perangkat; Ketua BPD; Ketua Panitia; Tim IT SMK Negeri Takeran; serta para peserta ujian CAT yang berjumlah 52 orang.
Tahapan pelaksanaan kegiatan berlangsung runtut mulai pukul 07.00 WIB dengan persiapan panitia, dilanjutkan registrasi peserta hingga pembacaan tata tertib. Proses penyusunan dan pemantapan perangkat ujian juga dilakukan sebelum memasuki tahap inti pelaksanaan CAT yang dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB. Setelah itu, panitia melanjutkan koreksi nilai, pengumuman hasil, penandatanganan berita acara, hingga penutupan kegiatan.

Proses penyusunan soal dilaksanakan oleh Tim Perumus Soal yang terdiri dari tujuh unsur panitia penjaringan—Asep Syaifudin (Ketua), Yekti Kristianingsih, Agus Dimyati, Mujiono, Hudi Setiono, Dani Hari Pawarta, dan Zanan Azahra—dibantu Tim IT dari SMK Negeri Takeran yang terdiri dari Bapak Imron, Bapak Dedi, dan Bapak Setyo. Seluruh soal berjumlah 150 pertanyaan yang terbagi menjadi tiga kategori: Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Pengetahuan Umum, serta Pengetahuan Khusus, dengan total waktu pengerjaan 120 menit. Sistem CAT berbasis multiple choice digunakan untuk menjamin objektivitas penilaian serta transparansi hasil.
Adapun jumlah peserta seleksi tercatat sebanyak 52 orang dengan rincian 24 peserta pada formasi Kaur Tata Usaha dan Umum, 15 peserta pada formasi Kasi Pemerintahan, 6 peserta pada formasi Kamituwo Sumbermulyo, dan 9 peserta pada formasi Kamituwo Jomblang.
Berikut nama peserta dengan nilai tertinggi yang dinyatakan lulus pada masing-masing formasi jabatan:
1. Kasi Pemerintahan
Nama : Lilik Novita Sari
TTL : Magetan, 05 November 1990
Pendidikan : D3
Alamat : Dusun Jomblang RT 02/09 Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan
Nilai : 79
2. Kaur Tata Usaha dan Umum
Nama : M. Mufarij Fuad Ulfi
TTL : Jember, 21 November 1994
Pendidikan : S1
Alamat : Desa Madigondo RT 04/02 Kecamatan Takeran
Nilai : 69
3. Kasun Dukuh Jomblang
Nama : Desy Ardiana Mayangsari
TTL : Magetan, 27 Maret 1997
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Bodri RT 008 RW 003 Jomblang Takeran
Nilai : 70
4. Kasun Sumbermulyo
Nama : Lies Andayani
TTL : Mojokerto, 10 Desember 1987
Pendidikan : S1
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Dusun Timang RT 05 RW 01 Waduk Takeran
Nilai : 67
Seluruh rangkaian kegiatan pengisian perangkat desa berjalan aman, lancar, dan kondusif sampai pukul 12.30 WIB. Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Polsek Takeran bersama unsur terkait guna mencegah potensi kerawanan seperti kecurangan panitia, kebocoran soal, protes peserta, intervensi pihak luar, money politics, hingga penyebaran berita hoax yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Polsek Takeran juga telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, antara lain koordinasi dengan panitia, monitoring informasi publik, patroli siber, serta penyusunan produk intelijen untuk memperkuat deteksi dini. Rekomendasi pengamanan tetap diarahkan agar panitia bekerja secara profesional, transparan, dan independen dalam seluruh tahapan seleksi.

Kegiatan seleksi perangkat Desa Jomblang ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan desa serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal melalui pengisian jabatan perangkat yang kompeten dan memenuhi syarat.
Reporter: Sadiran/ mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur










Komentar