Wasile Tengah, mediapatriot.co.id – Bupati Kabupaten Halmahera Timur Drs. Ubaid Yakub kembali mendorong percepatan pemekaran wilayah Wasile saat menghadiri Kegiatan Perayaan Natal GPdI Se Kabupaten Halmahera Timur di Desa Silalayang Kecamatan Wasile Tengah. Ia menegaskan bahwa pemekaran menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan dan pembangunan daerah dapat berlangsung lebih efektif.
Dalam penyampaian tidak langsung, Bupati menyebut bahwa rentang kendali pembangunan masih terlalu panjang sehingga daerah membutuhkan keleluasaan baru melalui pemekaran. Bupati menegaskan, “Kita berdoa mudah-mudahan pemerintah pusat dapat secepatnya membuka kran agar Wasile segera dimekarkan, sehingga kebijakan pembangunan bisa lebih dekat menjangkau masyarakat.”
Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah persoalan infrastruktur yang menjadi tantangan utama di wilayah Wasile Utara. Tiga jembatan besar—Kali Tatam, Kali Umihi, dan Kali Bololo—masih membutuhkan anggaran signifikan. Menurut penjelasannya, biaya pembangunan masing-masing jembatan tersebut berada “di atas delapan miliar rupiah.”
Selama 2023–2024, pemerintah daerah disebutnya telah memusatkan kebijakan pada pembangunan jalan dan jembatan. Salah satu capaian yang ia sebut adalah peresmian Gereja GPdI di Desa Jara Jara, Kecamatan Maba Utara. Namun akses jalan menuju desa tersebut, termasuk Desa Bololo di Wasile Utara, masih membutuhkan peningkatan kualitas.
Bupati menjelaskan bahwa perbaikan geometrik jalan dari Desa Bololo menuju Desa Marimoi sementara berlangsung. Ia kemudian menyampaikan ajakan langsung kepada masyarakat. “Saya meminta dukungan semua pihak agar kebijakan pembangunan daerah ini dapat berjalan baik,” katanya.

