BENCANA ACEH TAMIANG “Duka Serma Edi Haryanto di Tengah Pengabdian: TNI AD Teguhkan Komitmen Kemanusiaan Pascabanjir dan Longsor Aceh Tamiang”

TNI AD Teguhkan Komitmen Kemanusiaan Pascabanjir dan Longsor Aceh Tamiang

Kamis | 11 Desember 2025 | Pukul |19:00 | WIB


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Mediapatriot.co.id | Aceh Tamiang | Berita Terkini — Deru hujan yang tak kunjung reda pada malam kelam di Aceh Tamiang menjadi saksi bisu runtuhnya ketenangan seorang prajurit TNI AD.

Serma Edi Haryanto, personel yang tengah melaksanakan tugas piket di Kodim 0117/Aceh Tamiang, menerima kabar yang tak pernah dibayangkannya: rumahnya diterjang longsor, menimbun istri dan anaknya yang sedang tertidur lelap.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Aceh Tamiang pada Rabu (10/12).

Pemadaman listrik, derasnya arus banjir, serta pergerakan tanah yang tak kasat mata membuat musibah ini tak terelakkan.

Dalam kondisi serba gelap dan panik, material longsor menerjang rumah Serma Edi hingga merenggut kenyamanan keluarganya dalam sekejap.

“Malam itu saya sedang piket, Komandan. Istri dan anak di rumah tertimbun material longsor menimpa rumah.

Hujannya sangat lebat, listrik padam, dan air terus naik.

Mereka saat itu sedang tertidur,” ucap Serma Edi dengan suara bergetar saat menerima kunjungan Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali.

Kedatangan Danrem menjadi bentuk perhatian dan empati atas duka mendalam yang menimpa salah satu anggotanya.

Kolonel Inf Ali menyampaikan rasa belasungkawa yang tulus dan memastikan kesediaan jajaran Korem 011/Lilawangsa untuk memberikan dukungan penuh bagi Serma Edi dan keluarganya yang terdampak musibah.

“Prajurit bukan hanya bagian dari institusi, tetapi juga keluarga besar TNI AD.

Duka Serma Edi adalah duka kita bersama,” ujar Danrem dengan penuh ketegasan dan kepedulian.

Prajurit Tetap Berdiri untuk Rakyat di Tengah Duka

Di tengah suasana berduka, semangat pengabdian TNI AD tidak meredup.

Di lokasi terpisah, Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya mengumpulkan seluruh prajurit dan Danramil jajaran untuk memberikan pengarahan bermakna kemanusiaan di posko bencana yang berlokasi di lapangan belakang kantor bupati, Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru.

Dengan latar suasana darurat dan tumpukan material banjir serta longsor, pengarahan tersebut menjadi momentum penting penegasan kembali jati diri prajurit TNI AD sebagai garda terdepan negara, tak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial masyarakat.

Dalam arahannya, Dandim menekankan bahwa prajurit TNI AD harus selalu hadir sebagai simbol harapan bagi masyarakat yang sedang berjuang melewati masa sulit.

“Kita tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjaga hati rakyat. Saat masyarakat tertimpa musibah banjir, prajurit harus menjadi pihak pertama yang hadir membantu.

Itulah wujud nyata solidaritas dan pengabdian kita,” tegas Letkol Arm Raden Subhi.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi dengan Forkopimcam, aparat desa, dan unsur relawan untuk memastikan distribusi bantuan, evakuasi korban, hingga tindakan penyelamatan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan aman.

“Sekecil apa pun tindakan prajurit bisa menjadi penyelamat bagi warga yang sedang berjuang.

Tidak ada kata ragu. Tidak ada kata menunggu.

Ketika rakyat membutuhkan, kita bergerak tanpa syarat, tanpa batas,” tambahnya.

Komitmen TNI AD: Mengabdi Tanpa Pamrih, Berdiri di Garis Depan Kemanusiaan
Bencana Aceh Tamiang kembali menguji ketangguhan dan jiwa kemanusiaan para prajurit TNI AD.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem, banjir, dan longsor, para prajurit terus bekerja tanpa kenal lelah: membantu evakuasi warga, menyingkirkan material longsor, membangun dapur umum, serta mengoperasikan posko siaga.

Dalam setiap langkah, nilai luhur pengabdian tercermin jelas: bahwa TNI AD bukan hanya kekuatan pertahanan, melainkan bagian tak terpisahkan dari denyut nadi rakyat.

Duka Serma Edi Haryanto menjadi pengingat bahwa prajurit pun manusia yang bisa diterpa ujian hidup. Namun, dedikasi mereka tidak mengenal jeda.

Di saat keluarga mereka sendiri berada dalam ancaman, tugas negara tetap mereka pikul dengan penuh kehormatan.

Pengabdian seperti inilah yang meneguhkan posisi TNI AD sebagai institusi yang tidak hanya berdiri untuk negara, tetapi juga berdiri bersama rakyat.

Ketua Umum Mediapatriot.co.id ” Danil Asykar dan Seluruh Wartawan Mediapatrio.co.id – turut menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda Aceh Tamiang.

Semoga para keluarga yang terdampak diberi ketabahan, dan prajurit TNI AD yang bertugas senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah kemanusiaan.

(Redaksi | Mediapatriot.co.id | Ramlan) 



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Posting Terkait

Jangan Lewatkan