Sempat Viral, Dugaan Begal di Bukit Gentong Ternyata Rekayasa: Polisi Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi Publik

Judul Halaman
%%footer%%

Polisi Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi Publik

Kamis | 11 Desember 2025 | Pukul | 11:40 | WIB

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini — Sebuah video yang sempat viral di media sosial mengenai dugaan aksi begal di kawasan Bukit Gentong, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, sontak membuat masyarakat khawatir. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa seorang warga berinisial E menjadi korban perampokan usai menarik uang tunai Rp10 juta dari Bank Sumut.

Namun, hasil penyelidikan mendalam aparat kepolisian justru mengungkap fakta sebaliknya: kejadian tersebut merupakan rekayasa.

Kapolsek Padang Tualang bersama Tim Reserse bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang tersebar luas di platform digital.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), penelusuran alur pergerakan korban, hingga pengecekan langsung ke lembaga keuangan yang disebut dalam laporan.

Tidak Ada Transaksi Penarikan, Rekaman CCTV Tak Sesuai Keterangan Korban
Polisi kemudian menelusuri informasi terkait dugaan penarikan uang Rp10 juta di Bank Sumut sebagaimana klaim korban.

Namun dari hasil koordinasi, pihak bank memastikan tidak ada transaksi penarikan dengan nominal tersebut atas nama yang bersangkutan.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi bank dan titik yang dilalui korban juga tidak menunjukkan keberadaan korban sebagaimana narasi yang ia sampaikan.

Temuan kejanggalan ini kemudian mengarahkan penyidik untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Korban E dipanggil kembali untuk dimintai keterangan. Dalam proses penyidikan yang berlangsung secara profesional dan terukur, E akhirnya mengakui bahwa seluruh cerita terkait begal tersebut adalah rekayasa.

Motif: Menutupi Uang Orang Tua yang Habis untuk Judi Online

Dalam pengakuannya, E menyebutkan bahwa uang orang tuanya telah habis ia gunakan untuk judi online.

Ketakutan untuk mengakui perbuatannya mendorong ia menciptakan skenario palsu, termasuk membuat laporan seolah menjadi korban begal.

Polisi menilai perbuatan tersebut tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga mengganggu stabilitas keamanan wilayah karena memicu keresahan publik.

Kapolres Langkat: Polri Bekerja Berdasarkan Fakta

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban informasi publik, terutama di era digital yang serba cepat dan rawan disinformasi.

“Polri bekerja berdasarkan fakta. Kami hadir memastikan kebenaran agar masyarakat tidak resah.

Setiap informasi viral harus diverifikasi dengan cermat agar tidak menimbulkan kepanikan,” tegas AKBP David.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi, serta mendorong warga untuk menghindari tindakan membuat laporan palsu yang dapat menghambat kerja aparat dan merugikan masyarakat luas.

Polisi Ajak Warga Jaga Ruang Digital

Kasus rekayasa ini menjadi pengingat penting bagi publik tentang dampak serius hoaks dan laporan fiktif di ruang digital.

Polres Langkat menegaskan akan tetap bertindak profesional dan terbuka dalam menangani setiap laporan, namun mengharapkan kerja sama masyarakat dalam menyampaikan informasi yang benar.

Dengan terungkapnya fakta ini, aparat memastikan situasi keamanan di Bukit Gentong dan sekitarnya tetap kondusif.

Polisi juga terus meningkatkan patroli dan kehadiran di lapangan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

(Ramlan | Mediapatriot.co.id | Kabiro Langkat) 


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan