Malam Sastra di Kota Tegal: Lonceng Tiga Buku Penyair Hangatkan Jalak Timur Kota

Tegal, 26 Desember 2025 – Gedung eks Sekolah Dasar yang kini menjadi Balai Budaya Dewan Kesenian Kota Tegal mendadak ramai dikunjungi berbagai kalangan seniman dan budayawan Tegal Raya. Acara Lonceng Tiga Buku menghadirkan penyair kota Tegal, yaitu Ibu Riani Pemulung, Dwi Nirwana (Iwang Nirwana), dan Iqbal Alfariky.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Andi Suriali Kustomo, menjelaskan bahwa ketiga penyair tersebut memiliki latar belakang pergaulan dan profesi yang berbeda, sehingga karya mereka memberikan perspektif yang beragam. Andi menekankan bahwa acara ini bukan sekadar peluncuran buku, tetapi diberi istilah Lonceng agar selalu diingat sebagai bagian dari tradisi Dewan Kesenian Kota Tegal yang menggelar kegiatan seni secara konsisten.


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Selain kegiatan yang didukung pemerintah kota, Dewan Kesenian juga menggali kerjasama dengan Kementerian Kebudayaan RI. Tahun ini, DKKT berhasil melaksanakan 23 jenis kegiatan seni dan budaya, termasuk perayaan malam ini. Prestasi lain dicatat oleh mantan ketua DKKT, Mas Yono Daryono, Eko Tunas, dan Lanang Setiawan, yang memperoleh penghargaan karya bhakti seniman. Mas Yono Daryono juga dianugerahi Gelar Pelopor Teater oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Bahkan Kampung Seni Kota Tegal meraih penghargaan dari Kementerian Kebudayaan RI sebagai komunitas aktif.

Acara dihadiri Wakil Walikota Tegal, Ibu Hajah Iin, mewakili Walikota H. Dedi Yons Supriyono. Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan DKKT, menekankan pentingnya pembangunan seni dan budaya seiring dengan pembangunan infrastruktur. Ibu Wakil Walikota bahkan turut membacakan salah satu puisi dari tiga penyair yang hadir.

Setelah sambutan, masing-masing penyair membacakan tiga puisi dari buku kumpulan mereka. Diskusi pun berlangsung hangat, dipandu oleh penyair Bontot Sukandar dan cerpenis Lutfi AN. Bontot menyoroti pentingnya kecerdasan pilihan kata dalam puisi, sementara Lutfi AN menekankan esensi puisi harus melalui perenungan yang dalam untuk menyampaikan makna sublim.

Acara malam itu berlangsung hingga tengah malam, diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama. Suasana hangat dan gayeng menegaskan posisi Dewan Kesenian Kota Tegal sebagai lembaga kesenian yang menjadi panutan bagi komunitas seni di luar kota Tegal.

(Nurdibyo)



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id