KSAD Murka! Dugaan Sabotase Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Aceh Dinilai Biadab dan Tidak Berperikemanusiaan

 

Senin | 29 Desember 2025 | Pukul | 17:40 | WIB


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan kemarahan dan keprihatinan mendalam atas dugaan aksi sabotase terhadap jembatan bailey yang dibangun sebagai infrastruktur darurat di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Sejumlah baut pengikat konstruksi jembatan tersebut dilaporkan hilang dan diduga sengaja dibongkar oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Fakta tersebut terungkap hanya dua hari sebelum konferensi pers yang digelar di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (29/12/2025).

KSAD menilai tindakan tersebut bukan sekadar vandalisme, melainkan perbuatan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan, terlebih dilakukan di tengah upaya pemulihan masyarakat pascabencana.

“Ini bukan sekadar perusakan fasilitas. Ini adalah bentuk sabotase yang sangat tidak bermoral. Jembatan itu dibangun untuk menyelamatkan nyawa, memperlancar distribusi bantuan, dan memulihkan kehidupan warga,” tegas Jenderal Maruli dengan nada geram.

Infrastruktur Kemanusiaan yang Disabotase
Jembatan bailey yang dibangun oleh TNI AD merupakan infrastruktur darurat strategis untuk menggantikan akses utama yang rusak akibat bencana alam.

Kehilangan baut pada struktur utama jembatan dinilai sangat membahayakan, karena dapat mengancam keselamatan warga sipil, relawan, serta aparat yang melintas.

Menurut KSAD, pembangunan jembatan tersebut dilakukan dengan dedikasi tinggi prajurit TNI, bahkan di tengah keterbatasan medan dan cuaca ekstrem.

Oleh sebab itu, perusakan yang disengaja dinilai sebagai pengkhianatan terhadap semangat gotong royong dan solidaritas nasional.

“Prajurit kami bekerja siang dan malam, mempertaruhkan keselamatan demi rakyat. Ketika ada pihak yang justru merusak hasil kerja kemanusiaan ini, maka itu adalah tindakan yang melawan nurani bangsa,” ujarnya.

TNI Dorong Penegakan Hukum Tegas

KSAD menegaskan bahwa TNI AD tidak akan tinggal diam. Ia meminta aparat terkait, termasuk kepolisian dan unsur intelijen, untuk mengusut tuntas dugaan sabotase tersebut dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, Jenderal Maruli menekankan bahwa perusakan infrastruktur di wilayah bencana dapat dikategorikan sebagai kejahatan serius, karena berpotensi menghambat penyaluran logistik, layanan kesehatan, serta evakuasi korban.

“Dalam situasi darurat, setiap fasilitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Siapa pun yang mencoba memutusnya harus bertanggung jawab secara hukum dan moral,” katanya.

Seruan Kesadaran Kolektif Bangsa

KSAD juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mengawasi fasilitas umum, khususnya yang dibangun untuk kepentingan kemanusiaan.

Menurutnya, bencana seharusnya menjadi momentum memperkuat persatuan, bukan justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa TNI akan terus hadir di tengah rakyat, tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan kebencanaan.

“Saatnya Indonesia berbenah. Kita tidak boleh membiarkan tindakan-tindakan tidak bermoral merusak nilai kebangsaan dan kemanusiaan yang selama ini kita junjung tinggi,” pungkas KSAD.

Komitmen TNI AD untuk Rakyat

Hingga saat ini, TNI AD memastikan bahwa jembatan bailey di Teupin Mane tetap mendapat pengamanan dan perbaikan lanjutan, agar fungsi vitalnya bagi masyarakat dapat terus berjalan.

TNI juga berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi memastikan keamanan infrastruktur darurat di seluruh wilayah terdampak bencana.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tantangan kebangsaan tidak hanya datang dari bencana alam, tetapi juga dari hilangnya kesadaran moral segelintir oknum. Dalam konteks inilah, peran negara, aparat, dan masyarakat dituntut untuk bersatu menjaga kemanusiaan.

(Redaksi | Mediapatriot.co.id) 



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Posting Terkait

Jangan Lewatkan