Senin | 29 Desember 2025 | Pukul | 07:00 | WIB
Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan keseriusan dan ketegasan kepemimpinannya dalam mempercepat agenda strategis bernuansa kemanusiaan, baik di level global maupun nasional.
Hal itu mengemuka dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani di kediaman Kertanegara, Jakarta, Sabtu malam (27/12/2025).
Pertemuan tersebut membahas dua isu krusial yang menjadi prioritas
pemerintahan Prabowo, yakni percepatan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi serta penyediaan hunian layak bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Diplomasi Tingkat Tinggi, Kampung Haji Indonesia Dapat Dukungan Penuh Arab Saudi
Dalam paparannya kepada Presiden, Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pembangunan Kampung Haji Indonesia memperoleh dukungan penuh Pemerintah Arab Saudi, menyusul intensifnya diplomasi langsung Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).
Dukungan tersebut dinilai sebagai capaian strategis diplomasi Indonesia di kawasan Timur Tengah, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia.
“Ini adalah wujud nyata visi Presiden Prabowo agar jemaah haji Indonesia mendapatkan fasilitas penginapan yang layak, nyaman, dan berlokasi strategis di sekitar Masjidil Haram,” ujar Rosan dalam pertemuan tersebut.
Kampung Haji Indonesia dirancang tidak sekadar sebagai kawasan hunian, melainkan ekosistem pelayanan haji terpadu yang menjamin kenyamanan, keamanan, serta efisiensi mobilitas jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Hunian Korban Bencana: Negara Hadir Lebih Cepat dan Nyata
Di dalam negeri, Presiden Prabowo juga memberi perhatian serius terhadap percepatan pemulihan warga terdampak bencana alam.
Melalui BPI Danantara, pemerintah menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Rosan melaporkan bahwa 500 unit hunian pertama akan rampung dan siap dihuni pada pekan ini, menandai dimulainya fase awal percepatan pembangunan skala besar.
Pembangunan tersebut dilakukan secara terpadu lintas lembaga, melibatkan BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, guna memastikan standar kelayakan, ketahanan bangunan, dan keberlanjutan lingkungan.
“Arahan Presiden jelas: negara tidak boleh lamban ketika rakyat terdampak bencana. Hunian bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kehadiran negara,” tegas Rosan.
Kepemimpinan Responsif dan Berorientasi Solusi
Langkah cepat Presiden Prabowo dalam dua agenda tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan yang responsif, solutif, dan berorientasi pada dampak langsung bagi rakyat.
Baik Kampung Haji maupun hunian korban bencana sama-sama menempatkan kepentingan manusia sebagai pusat kebijakan.
Pengamat kebijakan publik menilai, pendekatan ini menandai pergeseran paradigma pembangunan nasional, dari sekadar administratif menuju kepemimpinan eksekutif yang aktif mengawal langsung proyek strategis bernilai sosial tinggi.
Dengan percepatan ini, Pemerintah diharapkan tidak hanya menyelesaikan proyek fisik, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik bahwa negara hadir secara nyata di saat rakyat membutuhkan.
Sumber: BPMI Setpres
(Redaksi | Mediapatriot.co.id)










