Lampaui RKAP 113 Persen, PGN SAKA Tegaskan Dominasi Hulu Migas Berbasis Teknologi dan Ketahanan Energi Nasional
Rabu | 31 Desember 2025 | Pukul | 19:30 | WIB
Mediapatriot.co.id | Jakarta Pusat, Jakarta | Berita Terkini — PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA), entitas anak Subholding Gas PT Pertamina (Persero), menutup tahun 2025 dengan torehan prestasi strategis yang mencerminkan soliditas manajemen hulu migas nasional.
Perusahaan ini berhasil mencatatkan realisasi produksi kumulatif sebesar 113 persen, melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Program (RKAP).
Capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan representasi dari tata kelola operasi yang disiplin, adaptif, serta berorientasi pada pemanfaatan teknologi mutakhir.
Di tengah tantangan fluktuasi industri migas global, PGN SAKA menunjukkan kapasitasnya sebagai operator hulu yang mampu menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Salah satu motor utama lonjakan produksi tahun ini berasal dari Wilayah Kerja Blok Pangkah, khususnya melalui pemboran sumur pengembangan SID-5 di Lapangan Sidayu.
Sumur ini menjadi sorotan karena penerapan inovasi casing while drilling, sebuah teknologi yang terbukti meningkatkan efisiensi sekaligus meminimalkan risiko operasional.
Hasilnya pun impresif. Sumur SID-5 mencatatkan produksi awal (initial rate) hingga 2.000 barel setara minyak per hari (BOEPD).
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari PT Pertamina (Persero) karena dinilai berkontribusi signifikan dalam menjaga pasokan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan domestik.
Tak berhenti pada satu titik, secara keseluruhan PGN SAKA merealisasikan tiga sumur pengembangan dan dua kegiatan workover, melampaui rencana awal tahun.
Seluruh aktivitas tersebut dijalankan dengan standar keselamatan tinggi, tercermin dari capaian lebih dari 2,47 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan kerja (zero fatality).
Direktur Utama PGN SAKA, Intan Fauzi, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi
perusahaan dalam menjaga disiplin operasi dan keberanian berinovasi.
“Dengan disiplin operasional, capaian lebih dari 2,47 juta jam kerja aman, serta penerapan teknologi casing while drilling, PGN SAKA berkontribusi meningkatkan produksi minyak nasional.
Upaya ini selaras dengan kebijakan kemandirian energi serta komitmen terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Intan Fauzi dalam keterangan resminya yang diterima media ini, Selasa (30/12/2025).
Selain Blok Pangkah, portofolio aset PGN SAKA lainnya juga menunjukkan performa yang tak kalah menjanjikan.
Di Blok Muara Bakau, perusahaan berhasil menemukan cadangan migas baru melalui sumur eksplorasi Konta-1, yang membuka peluang pengembangan lanjutan dan memperkuat prospek produksi jangka menengah.
Sementara itu, di Blok Ketapang, sumur T-8 dan T-6 berhasil on-stream sepanjang tahun 2025, memberikan tambahan kontribusi produksi yang signifikan.
Bahkan di tingkat internasional, aset PGN SAKA di Blok Fasken, Amerika Serikat, mencatatkan kinerja cemerlang dengan penjualan gas melonjak 39 persen di atas target hingga akhir tahun.
Di balik intensitas aktivitas pengeboran dan produksi, PGN SAKA juga menegaskan komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan membuktikan bahwa operasi migas dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Sepanjang 2025, PGN SAKA meraih sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain Penghargaan Bina Industri Ramah Lingkungan (BRILIAN) kategori GOLD, UNNES Innovation Award, serta apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Gresik.
Selain itu, PGN SAKA juga ditetapkan oleh SKK Migas sebagai Pilot Project Low Carbon Initiative, khususnya pada kategori penanaman mangrove.
Menatap tahun-tahun mendatang, PGN SAKA menegaskan fokus pada operasi yang aman, optimalisasi biaya, serta penguatan relasi sosial dengan masyarakat sekitar wilayah operasi.
Prinsip “living in harmony” menjadi landasan perusahaan dalam menyeimbangkan kepentingan bisnis, lingkungan, dan sosial.
Dengan capaian yang melampaui target dan arah strategis yang terukur, PGN SAKA kian memantapkan posisinya sebagai salah satu pilar penting dalam industri hulu migas nasional—bukan hanya sebagai produsen energi, tetapi juga sebagai agen transformasi menuju ketahanan energi yang berkelanjutan.
(Redaksi | Mediapatriot.co.id)
