Senin | 05 Januari 2026 | Pukul | 13:50 | WIB
Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika atmosfer yang berkembang di awal Januari 2026.
Salah satu fenomena yang menjadi perhatian serius adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S, yang terpantau mulai terbentuk sejak 3 Januari 2026 pukul 18.00 UTC atau 01.00 WIB, di perairan Samudra Hindia barat daya Lampung, masih dalam wilayah tanggung jawab Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Berdasarkan analisis BMKG, bibit siklon tersebut saat ini memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot atau sekitar 65 km/jam, dengan tekanan udara minimum 1000 hPa.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya sistem tekanan rendah yang cukup signifikan dan berpotensi memengaruhi pola cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya bagian barat dan selatan Sumatera serta perairan sekitarnya.
BMKG menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 91S memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis.
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprakirakan bergerak ke arah tenggara dan cenderung menjauhi wilayah Indonesia.
Meski demikian, dampak tidak langsung dari keberadaan bibit siklon ini tetap perlu diwaspadai, terutama berupa peningkatan curah hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.
“Walaupun diperkirakan bergerak menjauhi Indonesia, pengaruh dinamika atmosfer dari Bibit Siklon Tropis 91S masih dapat memicu kondisi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah barat Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangan resminya yang dipublikasikan Minggu, 4 Januari 2026 pukul 19.00 WIB.
Secara klimatologis, awal tahun merupakan periode aktifnya pembentukan sistem tekanan rendah di sekitar wilayah Indonesia, seiring dengan menguatnya monsun dan tingginya suhu muka laut di Samudra Hindia.
Kondisi ini dapat meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang, bahkan gelombang tinggi yang berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan nelayan.
BMKG mengimbau pemerintah daerah, pelaku transportasi laut, nelayan, serta masyarakat pesisir untuk tetap waspada dan tidak mengabaikan informasi cuaca terkini.
Langkah mitigasi dini dinilai penting guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan keselamatan pelayaran.
Sebagai bagian dari pelayanan publik dan transparansi informasi, BMKG menegaskan bahwa pembaruan informasi terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, dan tsunami dapat diakses secara berkala melalui situs resmi www.bmkg.go.id maupun aplikasi InfoBMKG yang tersedia di perangkat seluler.
Dengan terus memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S, BMKG memastikan akan menyampaikan informasi terbaru secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan masyarakat di tengah dinamika cuaca yang semakin kompleks.
(Sumber: BMKG tropicalcyclone.bmkg.go.id)
(Redaksi | Mediapatriot.co.id)










