
MPI-SUKABUMI,- Atap ruang kelas di SMK Jaya Tama Bangsa ambruk karena lapuk di makan usia.
SMK JTB ini dibawah naungan Yayasan Jaya Tama Bangsa, berlokasi di Kp. Mekar asih RT 05/03 Ciemas kabupaten Sukabumi Jawa barat.
Kepala Sekolah Asep Hermawan, S.Pd.I. ketika ditemui awak media MPI di ruang kerjanya mengatakan, ruang kelas ini sudah lapuk, usianya 10 tahun. Kuatir ambruk dan melukai peserta didik, maka akhirnya atapnya di bongkar. Pembongkaran atap ruang kelas ini dilakukan pada awal tahun2024. Hingga kini ruang kelas tersebut belum diperbaiki karena keterbatasan dana.
Menurutnya, dana yang dibutuhkan untuk renovasi ruang kelas itu berkisar 40-50 juta rupiah.
Dirinya berharap kepada pihak pemerintah agar membantu memperbaiki ruang kelas yang rusak di Yayasan kami.
Untuk jumlah peserta didik lanjutnya, di sekolah kami ada tiga rombel yaitu kelas X, XI, XII dengan jumlah siswa seluruhnya kurang dari 100 orang murid. Dan umumnya siswa di sini adalah mayoritas orang tidak mampu, dan hampir seperti empatnya adalah anak yatim, pungkasnya.
Sementara itu disisi lain, Kepedulian pemerintah terhadap pendidikan Indonesia diwujudkan melalui beragam program seperti Program Indonesia Pintar (PIP), pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas guru melalui pelatihan, digitalisasi pembelajaran, penyediaan beasiswa, dan program khusus seperti Sekolah Rakyat untuk pemerataan akses dan kualitas, yang didukung oleh landasan hukum UU Sisdiknas dan UUD 1945.
Bentuk Kepedulian Pemerintah
Pemerataan Akses dan Kualitas: Program seperti PIP dan Sekolah Rakyat (sekolah berasrama untuk siswa kurang mampu) memastikan anak-anak dari daerah tertinggal mendapat pendidikan berkualitas.
Untuk infrastruktur: Pembangunan sekolah dan penyediaan fasilitas di daerah terpencil.
Pendidikan Vokasi & Karakter: Penekanan pada pembentukan karakter, keterampilan vokasi, dan nilai kebangsaan melalui program seperti Sekolah Rakyat.










