Jermal 15 Digempur Lagi, Barak Narkoba Dibakar, Listrik Diputus Total: Negara Hadir Tutup Ruang Kejahatan

Judul Halaman
%%footer%%

 

Minggu | 11 Januari 2026 | Pukul | 16:50 | WIB

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Mediapatriot.co.id | Deli Serdang | Sumatera Utara | Berita Terkini – Kawasan Jalan Jermal 15 Ujung dan Jalan Keramat Indah Ujung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sasaran operasi besar aparat penegak hukum. Polrestabes Medan bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan PT PLN melakukan penggerebekan terpadu, Minggu (11/1/2026) dini hari, dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Dalam operasi tersebut, aparat menemukan kembali aktivitas ilegal berupa perjudian dan peredaran narkotika yang masih beroperasi secara terselubung. Ironisnya, hasil pendalaman di lapangan mengungkap fakta mencengangkan:

sekitar 80 persen bangunan dan rumah di kawasan Jermal 15 diketahui mencuri arus listrik secara ilegal.

Sebagai langkah tegas dan terukur, petugas PLN atas pengamanan aparat langsung memutus total aliran listrik di wilayah tersebut.

Pemutusan dilakukan untuk melumpuhkan infrastruktur pendukung kejahatan agar tidak dapat kembali beroperasi.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menegaskan bahwa pemutusan aliran listrik merupakan langkah preventif dan strategis guna memutus mata rantai kejahatan terorganisir yang selama ini berakar kuat di kawasan Jermal 15.

“Pemutusan listrik ini bertujuan mencegah kembali beroperasinya praktik perjudian dan peredaran narkotika.

Ini bukan tindakan sesaat, tetapi bagian dari upaya menyeluruh untuk menutup ruang gerak aktivitas ilegal,” tegasnya.

Operasi tersebut dilakukan usai aparat melaksanakan pra-rekonstruksi tindak pidana perjudian dan narkoba, sebagai bagian dari penguatan pembuktian hukum terhadap jaringan yang terlibat.

Tak hanya berhenti pada pemutusan listrik, aparat juga merobohkan serta membakar sejumlah barak narkoba yang selama ini digunakan sebagai tempat transaksi, konsumsi, hingga persembunyian para pelaku.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi sarana fisik yang dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali praktik kriminal di kawasan tersebut.

Menurut Kapolrestabes, tindakan tegas ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat sekaligus memulihkan kawasan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai zona rawan kejahatan.

“Saya tegaskan, pelaksanaan KRYD akan dilakukan secara berkelanjutan.

Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Jermal 15 harus bersih dari narkoba dan perjudian,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa upaya penegakan hukum tidak akan efektif tanpa dukungan masyarakat. Oleh karena itu, aparat mengajak seluruh elemen warga untuk berani melaporkan aktivitas mencurigakan dan tidak memberikan ruang toleransi bagi kejahatan.

Penggerebekan dan sterilisasi Jermal 15 ini menjadi pesan keras bahwa aparat tidak akan mundur menghadapi jaringan kriminal, sekaligus menegaskan bahwa kawasan-kawasan yang selama ini menjadi “zona gelap” akan terus dibersihkan hingga benar-benar pulih dan aman bagi masyarakat.

(Redaksi | Mediapatriot.co.id) 


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan