Jakarta, MediaPatriot.co.idโ PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) kembali menegaskan komitmen kuatnya terhadap keterbukaan informasi dan tata kelola perusahaan yang baik di tengah sorotan pasar modal. Langkah ini disampaikan dalam Public Expose Insidental yang digelar di Jakarta pada Rabu (14/1/2026), menyusul penghentian sementara perdagangan saham PPGL oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Manajemen PPGL menggarisbawahi bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan kepatuhan penuh terhadap aturan pasar modal sekaligus upaya menjaga kepercayaan investor. Direktur Perseroan, Hafez Salammudin, menegaskan bahwa hingga pelaksanaan expose, seluruh informasi material telah diumumkan sesuai ketentuan yang berlaku โ tanpa ada fakta yang disembunyikan dari publik.
Suspensi perdagangan saham PPGL terjadi sebagai bagian dari mekanisme cooling down yang diterapkan BEI untuk memastikan stabilitas dan keadilan dalam transaksi efek, terutama saat terjadi pergerakan harga yang signifikan di pasar. Kebijakan ini menempatkan perlindungan investor sebagai prioritas utama di tengah dinamika perdagangan.
Dalam paparan yang dipresentasikan, PPGL juga menegaskan tidak terdapat perubahan fundamental pada struktur bisnis atau rencana aksi korporasi yang telah diputuskan oleh Dewan Direksi dan Komisaris. Hal ini menjadi salah satu dasar kuat bahwa kondisi operasional perusahaan tetap berjalan normal meski berada dalam fase evaluasi pasar.
Perusahaan bergerak di sektor logistik terintegrasi untuk berbagai kebutuhan industri nasional, dengan fokus pada efisiensi layanan, ketepatan pengiriman, dan adaptasi terhadap perubahan permintaan pasar. Meskipun laporan keuangan per 30 September 2025 mencatat tekanan terhadap pendapatan dan laba akibat naiknya biaya operasional dan persaingan pasar, manajemen menilai hal ini sebagai dampak eksternal, bukan perubahan mendasar dalam bisnis inti.
Hafez juga menyampaikan bahwa fluktuasi harga saham menjadi bagian dari dinamika penawaran dan permintaan di bursa, dan bukan hasil dari informasi material yang belum diungkapkan oleh perusahaan. PPGL mengingatkan investor untuk menilai peluang dan risiko investasi berdasar data resmi yang dirilis melalui saluran keterbukaan informasi yang diatur oleh BEI dan OJK.
Melalui langkah proaktif ini, PPGL berharap dapat mempertahankan kepercayaan publik sekaligus memperkuat fondasi keterbukaan yang menjadi pilar utama di pasar modal Indonesia.
(Red Irwan Hasiholan)








