Deklarasi Partai Gema Bangsa 2026 DiJcc Jakarta Dihadiri DPW GEMA BANGSA KALTIM

Deklarasi Partai Gema Bangsa di JCC Senayan Jakarta Sabtu 1- Januari 2026 di hadiri DPW se-Indonesia termasuk DPW Dari Kaltim yang diketuai okeh Bapak Syarif. Dalam Sesi wawancara terpisah Ketua DPW GEMA BANGSA KALTIM ini berikan penjelasan singkat dan padat kepada awak media bahwa DPW GEMA BANGSA KALTIM ingin Visi Dan Misinya Di Kaltim dapat diterima masyarakat sana dengan para pendukung Partsi Gema Bangsa tab memberikan Sumbangsih yang besar kepada masyarakat Kaltim, sehingga nanti pada Pemiku 2029 setidaknya Partai Gema Bangsa bisa memenangkan Pemiku tsb di wilayah Kaltim.

Jakarta International Convention Center atau JICC, Jakarta, Sabtu (17/1/2026), menjadi saksi lahirnya sebuah babak baru dalam politik nasional. Melalui deklarasi resmi yang digelar sejak pagi hingga siang hari, Partai GEMA BANGSA menegaskan kehadirannya sebagai kekuatan politik baru yang mengklaim lahir dari kegelisahan publik terhadap praktik politik lama.


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Deklarasi yang berlangsung di Plenary Hall JICC Senayan itu dihadiri ribuan simpatisan dari berbagai daerah. Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB, disertai orasi politik, pembacaan deklarasi, serta penegasan arah perjuangan partai.

Bacaan Lainnya
PDIP Berdiri Paling Depan Tolak Pilkada DPRD, Demokrasi Jadi TaruhanBahlil Tegaskan Koalisi Prabowo-Gibran Tak RetakPrabowo Murka! Bupati Aceh Selatan Kabur Umrah Saat Rakyat Kebanjiran
banner 300×250
Tak hanya menyedot perhatian peserta di dalam gedung, momen ini juga memantik resonansi luas di ruang digital. Sejak pagi hingga malam hari, frasa “Deklarasi GEMA BANGSA JICC” ramai diperbincangkan di media sosial.

Politik Jalan Baru

Berbeda dari deklarasi partai pada umumnya, GEMA BANGSA mengusung narasi perlawanan terhadap politik elitis yang dinilai kian menjauh dari rakyat. Dalam pidato deklarasi yang disampaikan di panggung utama JICC, para pendirinya menekankan bahwa partai ini tidak dibangun dari ruang kekuasaan, melainkan dari keresahan sosial yang selama ini tidak menemukan saluran politik yang memadai.

Sejumlah pengamat menilai, pesan tersebut sengaja dirancang untuk menyasar segmen pemilih yang jenuh terhadap dominasi partai mapan. “Ini strategi klasik namun efektif: menempatkan diri sebagai antitesis dari politik lama,” ujar seorang analis politik nasional yang mengikuti jalannya deklarasi di lokasi acara.

Ketua Umum Partai GEMA BANGSA, Ahmad Rofiq berpesan Keras untuk Politik Lama

Usai pembacaan deklarasi dan penutupan acara, sekitar pukul 13.15 WIB, Ketua Umum memberikan pernyataan singkat kepada awak media di area lobi utama JICC Senayan.

“GEMA BANGSA tidak lahir untuk sekadar menambah daftar partai. Kami datang untuk mengganggu kenyamanan politik lama yang terlalu lama merasa aman di atas penderitaan rakyat,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa GEMA BANGSA tidak ingin terjebak dalam politik simbolik, melainkan mendorong perubahan nyata yang berpihak pada rakyat.

“Kalau politik hanya soal kursi, rakyat tidak akan pernah berdiri. Tapi kalau politik soal keberanian mengambil risiko untuk rakyat, perubahan pasti terjadi,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai potensi tekanan dan resistensi dari kekuatan politik mapan, Ketua Umum GEMA BANGSA menjawab lugas:

“Kami sadar akan dilawan dan dicibir. Tapi sejarah selalu menunjukkan, perubahan tidak pernah lahir dari zona nyaman.”

Sebagai Pernyataan Sikap
Pemilihan JICC sebagai lokasi deklarasi dipandang sebagai pesan politik tersendiri. Gedung yang kerap menjadi arena agenda nasional dan internasional itu menegaskan bahwa GEMA BANGSA ingin tampil serius sejak langkah awal.

“Deklarasi di JICC adalah simbol bahwa mereka tidak ingin diposisikan sebagai partai pinggiran,” kata seorang pengamat politik. Menurutnya, langkah ini sekaligus menjadi pertaruhan besar: antara konsistensi ideologis dan ujian realitas politik ke depan.

Antara Harapan dan Skeptisisme Publik

Respons publik terhadap deklarasi ini terbelah. Sebagian masyarakat menyambutnya sebagai angin segar di tengah kejenuhan politik nasional. Namun, tak sedikit pula yang menaruh sikap kritis, mempertanyakan sejauh mana konsistensi GEMA BANGSA dalam menerjemahkan narasi perubahan menjadi kerja politik nyata.

Perdebatan itulah yang justru membuat gaung GEMA BANGSA semakin keras. Di era politik digital, perhatian publik menjadi modal awal yang menentukan, dan dalam hal ini, GEMA BANGSA berhasil mencapainya.

Menuju Ujian Sesungguhnya
Deklarasi di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu siang, menandai langkah awal Partai GEMA BANGSA di panggung politik nasional.

Tantangan berikutnya jauh lebih berat: membangun struktur, memperluas basis dukungan, serta membuktikan bahwa gaung besar di media sosial mampu diterjemahkan menjadi kerja politik nyata di tengah masyarakat.

Namun satu hal jelas, dengan deklarasi ini, GEMA BANGSA resmi masuk radar politik nasional.

Sejarah akan mencatat apakah gaung yang lahir di JICC Senayan ini akan tumbuh menjadi kekuatan perubahan atau sekadar menjadi gema sesaat dalam riuhnya demokrasi Indonesia.

Kontributor : ( Andhika )



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar