Sabtu | 17 Januari 2026 | Pukul | 07:40 | WIB
MediaPatriot.co.id | Maluku Tengah | Berita Terkini — Aktivitas seismik kembali mengguncang wilayah timur Indonesia. Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 menghantam Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, pada Sabtu pagi, 17 Januari 2026, tepat pukul 06.50.44 WIB.
Getaran tersebut sempat dirasakan oleh warga di sejumlah kawasan pesisir dan wilayah perbukitan, memicu kepanikan sesaat di tengah aktivitas pagi masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa episenter gempa berada di koordinat 3,35 Lintang Selatan dan 128,64 Bujur Timur, atau sekitar 35 kilometer barat daya Maluku Tengah.
Sementara itu, kedalaman gempa tercatat mencapai 56 kilometer, yang menandakan peristiwa ini tergolong sebagai gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng di kawasan tersebut.
BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diharapkan tetap waspada, namun tidak perlu panik,” demikian pernyataan resmi BMKG yang disampaikan melalui kanal informasinya.
Getaran Dirasakan Warga, Aktivitas Pagi Sempat Terhenti
Sejumlah warga melaporkan merasakan guncangan dengan intensitas ringan hingga sedang. Perabot rumah tangga bergoyang, dan beberapa warga memilih keluar rumah sebagai langkah antisipasi.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait masih melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan guna memastikan kondisi infrastruktur serta keselamatan warga, khususnya di wilayah yang berada dekat dengan pusat gempa.
Kawasan Rawan Seismik
Wilayah Maluku dikenal sebagai salah satu zona seismik aktif di Indonesia karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik besar, antara lain Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia.
Kondisi geologis ini menjadikan kawasan tersebut rentan terhadap gempa bumi dengan berbagai skala magnitudo.
Pakar kebencanaan kerap mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama dalam memahami prosedur evakuasi mandiri serta memastikan bangunan tempat tinggal memenuhi standar ketahanan gempa.
Imbauan Resmi dan Edukasi Publik
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau kabar yang belum terverifikasi.
Mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan instansi pemerintah setempat.
Memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal guna memastikan tidak terdapat kerusakan struktural yang membahayakan.
Selain itu, masyarakat diharapkan terus meningkatkan kesadaran terhadap mitigasi bencana sebagai bagian dari budaya keselamatan, khususnya di wilayah rawan gempa seperti Maluku.
Pemantauan Berlanjut
Hingga saat ini, BMKG masih terus memantau perkembangan aktivitas seismik pascagempa, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan jalur komunikasi darurat tetap aktif.
MediaPatriot.co.id akan terus mengawal perkembangan informasi terkait peristiwa ini dan menyampaikan pembaruan kepada publik secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sesuai dengan prinsip etika jurnalistik dan kepentingan publik.
(Redaksi | Mediapatriot.co.id)










