Sabtu | 17 Januari 2026 | Pukul | 10:40 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita | Terkini — Nuansa khidmat dan sarat makna budaya menyelimuti Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Langkat dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276.
Pembukaan acara ditandai dengan penampilan Tari Persembahan, sebuah tarian tradisional yang menjadi simbol penghormatan tertinggi kepada para tamu kehormatan sekaligus refleksi jati diri masyarakat Langkat sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai adat, sejarah, dan kearifan lokal.
Tarian yang dibawakan dengan penuh keanggunan tersebut seolah mengajak seluruh hadirin menelusuri perjalanan panjang Kabupaten Langkat sejak berdirinya hingga memasuki usia ke-276 tahun.
Setiap gerakan, irama musik, dan ekspresi para penari
Merepresentasikan harmoni antara masa lalu, masa kini, dan harapan masa depan daerah yang terus bertumbuh dalam bingkai budaya.
Rapat Paripurna ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Langkat, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta perwakilan unsur pemuda dan organisasi kemasyarakatan.
Kehadiran lintas elemen tersebut menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik.
Ketua DPRD Kabupaten Langkat dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan hari jadi ke-276 harus dimaknai sebagai refleksi kolektif atas capaian pembangunan sekaligus evaluasi terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah.
Ia menyampaikan komitmen lembaga legislatif bersama Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan sosial.
Sementara itu, Bupati Langkat dalam pidatonya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga stabilitas, persatuan, dan semangat gotong royong.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari pertumbuhan infrastruktur dan ekonomi, melainkan juga dari sejauh mana nilai budaya dan identitas lokal tetap terpelihara di tengah dinamika modernisasi.
“Langkat adalah rumah besar bagi keberagaman budaya dan potensi sumber daya manusia.
Tari Persembahan yang kita saksikan hari ini menjadi simbol bahwa dalam setiap langkah pembangunan, kita tidak boleh tercerabut dari akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” ujarnya.
Penampilan Tari Persembahan menjadi pusat perhatian para undangan.
Para penari tampil dalam balutan busana tradisional yang kaya ornamen khas Melayu Langkat, diiringi alunan musik tradisional yang menggema lembut namun berwibawa.
Prosesi penyuguhan persembahan melambangkan doa, harapan, serta penghormatan kepada para pemimpin daerah dan seluruh masyarakat Langkat agar senantiasa diberi keberkahan dalam mengemban amanah pembangunan.
Momentum hari jadi ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi visi pembangunan jangka panjang Kabupaten Langkat.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, termasuk sektor pertanian, pariwisata, dan industri kreatif yang berakar pada kekayaan budaya daerah.
Tokoh adat Langkat yang turut hadir menyampaikan harapan agar generasi muda semakin mencintai dan melestarikan budaya lokal.
Menurutnya, keberlangsungan tradisi seperti Tari Persembahan tidak hanya menjadi tanggung jawab seniman dan pemerintah, melainkan seluruh lapisan masyarakat sebagai pewaris sah identitas dan marwah daerah.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 di Ruang Paripurna DPRD ini menegaskan bahwa pembangunan dan pelestarian budaya bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan harus berjalan beriringan.
Melalui simbol-simbol budaya yang ditampilkan, Langkat menunjukkan kepada publik bahwa kemajuan daerah tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan ini, Kabupaten Langkat melangkah ke masa depan dengan optimisme, menjadikan sejarah sebagai fondasi dan budaya sebagai kompas dalam menapaki arah pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)










Komentar