Sabtu | 17 Januari 2026 | Pukul | 05:00 | WIB
Mediapatriot.co.id | Tanjung balai | Sumatera Utara | Berita Terkini – Suasana pagi di Jalan Asahan, Kelurahan Karya, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, mendadak berubah mencekam.
Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang tergeletak di pinggir jalan, Jumat (16/1/2026), sekitar pukul 05.30 WIB.
Temuan tersebut segera menyedot perhatian masyarakat setempat dan aparat kepolisian, mengingat kondisi korban yang ditemukan dalam posisi telungkup dan telah kaku.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Tanjungbalai, IPDA M. Ruslan, peristiwa bermula saat seorang saksi melintas di lokasi dan melihat tubuh seorang pria tergeletak tak bergerak.
Saksi kemudian mendekat dan menggoyangkan kaki korban untuk memastikan kondisinya.
“Setelah dicek, tubuh korban sudah dalam keadaan dingin dan terbujur kaku.
Pada bagian wajah, ditemukan luka lecet di bibir atas dan bawah, serta luka di telapak tangan kiri,” ujar IPDA Ruslan kepada wartawan.
Penemuan tersebut sontak mengundang kerumunan warga yang penasaran dan cemas.
Aparat dari Polsek Tanjungbalai Selatan bersama Tim Inafis Polres Tanjungbalai segera turun ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan olah TKP awal guna mengumpulkan petunjuk yang dapat mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.
Ciri-ciri Korban dan Barang Temuan
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, korban diketahui berjenis kelamin pria, bertubuh kurus dengan tinggi badan sekitar 163 sentimeter.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans pendek berwarna hitam dengan merek Xhiu Goriz.
Pada bagian bokong sebelah kiri, terlihat adanya benjolan yang masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.
Di sekitar lokasi, petugas menemukan beberapa barang milik korban yang diduga berkaitan dengan keberadaannya sebelum meninggal dunia, di antaranya sepasang sandal berwarna hitam, sebuah hoodie hitam, serta sisa makanan.
Barang-barang tersebut kini telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Langkah Kepolisian dan Proses Identifikasi
Guna memastikan penyebab kematian serta mengungkap identitas korban, jenazah segera dievakuasi ke RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjungbalai.
Di rumah sakit tersebut, korban akan menjalani pemeriksaan medis dan tindakan forensik lanjutan, termasuk kemungkinan autopsi jika diperlukan.
IPDA Ruslan menegaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami seluruh kemungkinan yang ada. “Kami mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait untuk mengidentifikasi korban.
Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban agar segera melapor ke Polres Tanjungbalai,” katanya.
Respons Masyarakat dan Imbauan Aparat
Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar, terutama mereka yang biasa melintas di kawasan Jalan Asahan pada jam-jam pagi.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang.
Kepolisian juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab demi mempercepat proses identifikasi korban serta mengungkap fakta di balik kejadian ini.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui, dan penyelidikan terus dilakukan.
Aparat memastikan setiap langkah dilakukan sesuai dengan prosedur hukum dan etika profesional jurnalistik, demi menjaga transparansi, keadilan, serta rasa aman di tengah masyarakat Kota Tanjungbalai.
(Redaksi | Mediapatriot.co.id)










