mediapatriot.co.id. Pacitan – Kodim 0801/Pacitan melaksanakan upacara bendera 17-an yang rutin digelar setiap bulan, diikuti oleh seluruh personel Kodim 0801/Pacitan baik militer maupun PNS. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Makodim 0801/Pacitan, Jalan Letjen Suprapto No. 42, Barehan, Desa/Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Senin (19/1/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Danramil 0801/06 Bandar Kapten Arm Abdul Rozak. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Peltu Jatmiko, dan Perwira Upacara Serma Hadi Eko. Upacara diikuti oleh seluruh personel Kodim 0801/Pacitan, baik staf Makodim maupun Koramil jajaran, serta PNS.

Upacara bendera 17-an merupakan wujud penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sekaligus sarana untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa cinta tanah air serta semangat pengabdian kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Arm Abdul Rozak selaku Irup membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Panglima TNI mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada dan bertugas agar menjadikan momentum pergantian tahun sebagai awal yang baik untuk meningkatkan nilai ibadah serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh semangat, tulus, dan ikhlas.
“Di penghujung tahun 2025, kita kembali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti terjadinya bencana alam di berbagai daerah di Indonesia dan ketegangan geopolitik global yang menuntut kita untuk bertindak PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, serta Adaptif),” ujar Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Irup.

Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan dalam menjalankan tugas-tugas mulia bagi bangsa dan negara.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, serta moralitas seluruh prajurit dan PNS TNI. Oleh karena itu, profesionalisme harus terus ditingkatkan, baik dari segi kemampuan teknis, fisik, mental, maupun kedisiplinan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Selain itu, Panglima TNI juga menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, baik yang bersifat tradisional maupun non-tradisional, memperkuat soliditas dan kebersamaan di internal TNI, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Sinergitas dan kerja sama antar lembaga pertahanan negara, baik antara TNI, Polri, maupun instansi terkait lainnya, juga harus terus dipelihara. Kepedulian terhadap perkembangan lingkungan strategis dan dinamika geopolitik internasional menjadi hal penting agar Indonesia sebagai negara besar mampu mempersiapkan diri menghadapi percepatan perubahan situasi global.
Sebelum menutup amanat Panglima TNI, Kapten Arm Abdul Rozak menegaskan kepada seluruh prajurit jajarannya agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan menjadikan upacara bendera bukan sekadar rutinitas semata.
“Pelaksanaan upacara bendera 17-an yang rutin kita laksanakan setiap bulan ini bermakna sebagai implementasi jiwa nasionalisme sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia, terlebih sebagai prajurit TNI Angkatan Darat,” tegas Kapten Arm Abdul Rozak.
Upacara tersebut digelar dengan tujuan untuk terus menumbuhkan dan memelihara jiwa nasionalisme serta patriotisme prajurit TNI, khususnya TNI AD, terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Reporter: S Diran / mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur







