Rabu | 21 Januari 2026 | Pukul | 21:30 | WIB
Mediapatriot.co.id | Stabat | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial berbasis kolaborasi kelembagaan dan lintas daerah. Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Triwulan I Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Langkat Tahun 2026 sekaligus mendistribusikan bantuan bagi siswa/i terdampak banjir di wilayah Langkat Hilir.
Kegiatan berlangsung di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Stabat, Rabu (21/1/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan Milad Baznas ke-25.
Momentum ini dimaknai sebagai penguatan peran negara dan lembaga filantropi Islam dalam memastikan keadilan sosial hadir secara nyata, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sinergi Pemkab Langkat dan Baznas Kabupaten Langkat diposisikan bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai instrumen kebijakan sosial yang menjawab kebutuhan konkret masyarakat.
Ketua Panitia, Rismandianto Karo-karo, dalam laporannya menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 yang beririsan dengan Milad Baznas ke-25 dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi strategis untuk memperluas dampak kemaslahatan.
“Pendistribusian ZIS Triwulan I Tahun 2026 ini merupakan komitmen bersama Pemkab Langkat dan Baznas untuk memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah benar-benar dirasakan oleh para mustahik,” ujarnya.
Distribusi Bantuan Berbasis Kebutuhan Nyata
Pada tahap ini, Baznas Kabupaten Langkat menyalurkan bantuan kepada 21 orang mualaf dengan nilai masing-masing Rp1.000.000.
Selain itu, dua unit program bedah rumah diberikan kepada Abdul Muthalib (Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat) dan Suwaris Suwanto (Desa Paluh Baru Pasar Rawa, Kecamatan Gebang).
Sektor kesehatan juga disentuh melalui bantuan kepada sembilan penerima manfaat masing-masing Rp1.000.000, serta satu unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan dukungan mobilitas.
Dalam semangat solidaritas antar daerah, Pemkab Langkat dan Baznas Kabupaten Langkat turut menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kota Yogyakarta dan Baznas Kota Yogyakarta untuk menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa/i terdampak banjir.
Sebanyak 250 siswa/i di wilayah Langkat Hilir menerima perlengkapan sekolah dan bantuan tunai sebesar Rp300.000 per anak, setelah sebelumnya bantuan serupa disalurkan untuk wilayah Teluk Aru.
Pernyataan Kepemimpinan dan Tata Kelola Transparan
Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Baznas Kabupaten Langkat serta Pemkot Yogyakarta dan Baznas Kota Yogyakarta.
“Momentum Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan Milad Baznas ke-25 ini memperkuat semangat gotong royong kita.
Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan hari ini diharapkan meringankan beban masyarakat, terutama para siswa yang terdampak bencana banjir,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya tata kelola zakat yang profesional dan transparan sebagai fondasi kepercayaan publik. “Pemkab Langkat akan terus bersinergi dengan Baznas agar pengelolaan zakat semakin akuntabel dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, Ketua Baznas Kabupaten Langkat Thantawi Zauhari, MA, menegaskan komitmen kelembagaan untuk menghadirkan program yang berdampak langsung.
“Kami mengelola ZIS secara amanah dan profesional.
Pendistribusian Triwulan I ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak terdampak bencana,” ungkapnya.
Kehadiran Pemangku Kepentingan
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, S.I.K, M.Si, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rudi Kinandung,
Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Hermansyah, Staf Ahli Bupati Bidang SDM Sosial dan Kemasyarakatan H. Syahrizal, Kepala Bappenda Mulyani S, Kepala Kesbangpol Faisal Badawi, Kepala Dinas Kominfo Wahyudiharto, Kepala Dinas Koperasi Suriono, Ketua MUI Kabupaten Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, para camat se-Langkat Hilir, kepala sekolah, serta unsur masyarakat.
Dengan mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan keberpihakan pada kelompok rentan, Pemkab Langkat dan Baznas Kabupaten Langkat memperlihatkan model tata kelola filantropi publik yang adaptif dan berorientasi dampak.
Di tengah tantangan pascabencana, langkah ini menjadi penanda bahwa kebijakan sosial yang terintegrasi mampu menjaga martabat warga sekaligus meneguhkan kehadiran negara dalam denyut kehidupan masyarakat.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)
