Camat Tanjung Pura Sambut Kehadiran Bupati Langkat di Konferensi Cabang PGRI: Kepemimpinan Berempati di Tengah Ujian Banjir, Guru Didorong Jadi Pilar “Transformasi Menuju Indonesia Emas”

 

Kamis | 22 Januari 2026 | Pukul | 20:00 | WIB


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Mediapatriot.co.id | Tanjung Pura, Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini — Komitmen penguatan dunia pendidikan dan kepemimpinan yang berorientasi pada empati kembali ditegaskan dalam Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tanjung Pura masa bakti XXIII Tahun 2026–2031, yang digelar pada Kamis, (22/2/2026)

Mengusung tema besar “Transformasi Menuju Indonesia Emas”, forum strategis ini tidak sekadar menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang refleksi kolektif atas peran guru sebagai garda terdepan pembangunan sumber daya manusia di tengah dinamika sosial dan bencana alam.

Kehadiran Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H. disambut langsung oleh Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya, S.STP., M.AP. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun, S.T., Ketua PGRI Kabupaten Langkat Sagino, S.Pd., M.M., Sekretaris PGRI Kabupaten Langkat Donny M. Rajagukguk, S.Pd., para kepala sekolah, serta dewan guru se-Kecamatan Tanjung Pura.

Kehadiran lintas unsur ini menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas pendidik dalam memperkuat fondasi pendidikan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.

Guru sebagai Subjek Transformasi, Bukan Sekadar Objek Kebijakan

Dalam sambutannya, Bupati Langkat menekankan bahwa transformasi pendidikan harus berpijak pada peningkatan profesionalisme guru, tata kelola sekolah yang transparan, serta penguatan karakter peserta didik.

Menurutnya, visi “Indonesia Emas” hanya dapat dicapai apabila guru diposisikan sebagai subjek perubahan—bukan sekadar objek kebijakan—yang didukung oleh ekosistem pendidikan yang sehat dan adaptif terhadap tantangan zaman.

“Pendidikan bukan hanya soal transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan nilai, integritas, dan kepemimpinan masa depan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan para pendidik mendapatkan dukungan yang layak agar dapat menjalankan perannya secara optimal,” ujar Bupati Langkat di hadapan peserta konferensi.

Kepemimpinan Berempati di Tengah Ujian Banjir

Momentum konferensi ini kian bermakna ketika Bupati Langkat secara simbolis menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai dan beras kepada para guru yang terdampak banjir.

Langkah ini menjadi penanda bahwa kepemimpinan publik tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi hadir langsung menyentuh realitas masyarakat, khususnya para pendidik yang tetap mengabdikan diri di tengah keterbatasan.

Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian pemerintah kabupaten kepada para guru.

Ia menilai, bantuan tersebut bukan sekadar bentuk solidaritas, melainkan simbol kepemimpinan yang menjaga amanah dan kepercayaan publik.

“Bantuan ini menjadi simbol pemimpin yang menjaga amanah.

Di saat para guru diuji oleh kondisi alam, kehadiran pemerintah 

memberikan penguatan moral bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam mengemban tugas mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegas Tengku Reza.

Konsolidasi Organisasi dan Profesionalisme Pendidik

Ketua PGRI Kabupaten Langkat Sagino, S.Pd., M.M. menegaskan bahwa konferensi cabang merupakan instrumen penting dalam menjaga soliditas organisasi, merumuskan arah kebijakan internal, serta memperkuat kompetensi profesional anggota.

Menurutnya, tantangan pendidikan di era digital dan pascabencana menuntut guru untuk terus meningkatkan kapasitas pedagogik, literasi teknologi, dan kepekaan sosial.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun, S.T. menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan organisasi profesi dalam menciptakan layanan pendidikan yang adaptif dan berorientasi pada mutu.

Ia mendorong agar hasil konferensi dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di ruang kelas.

Menuju Peta Jalan Pendidikan Berkelanjutan

Konferensi Cabang PGRI Tanjung Pura masa bakti 2026–2031 diharapkan melahirkan kepemimpinan organisasi yang visioner dan responsif terhadap kebutuhan anggota.

Agenda strategis yang dibahas mencakup penguatan advokasi profesi, peningkatan kesejahteraan guru, pengembangan kompetensi berkelanjutan, serta peran aktif PGRI dalam mendukung kebijakan pendidikan daerah.

Dengan semangat “Transformasi Menuju Indonesia Emas”, para peserta konferensi berkomitmen untuk menjadikan PGRI sebagai mitra kritis sekaligus kolaboratif bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkarakter.

Di tengah tantangan alam dan dinamika sosial, konferensi ini menjadi penegasan bahwa masa depan bangsa ditopang oleh sinergi kepemimpinan yang berempati dan dedikasi guru yang tak pernah surut—sebuah ikhtiar kolektif untuk memastikan setiap anak bangsa mendapatkan haknya atas pendidikan yang bermutu dan bermartabat.

(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id) 



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Posting Terkait

Jangan Lewatkan